Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mengenal Juxtaposition dalam Fotografi

Jawanto Arifin • 2022-03-26 19:38:45
Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo
Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo
Oleh: Mokhamad Zubaidillah, Fotografer Jawa Pos Radar Bromo




KLINIK Fotografi sebelumnya banyak menyinggung tentang komposisi dalam fotografi. Kali ini, saya akan memperkenalkan kepada Anda ihwal teknik juxtaposition. Pernah dengar istilah itu kan? Dari segi bahasa, juxtaposition memiliki arti persejajaran atau juga lebih familiar dengan kata penjajaran.

Dalam dunia fotografi, juxtaposition merupakan salah satu teknik komposisi dengan cara menempatkan dua elemen berbeda dalam satu frame, yang keduanya memiliki kontradiksi satu sama lain. Sederhananya, juxtaposition ini adalah penjajaran dua subjek/objek berbeda yang tidak memiliki keterkaitan satu sama lain. Dua elemen tersebut bisa objek dalam bentuk, makna, warna, garis, dan sebagainya. Tujuan utama teknik ini adalah menunjukkan kontras antara dua objek tersebut.

Photo
Photo
Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo

Seiring dengan perkembangan fotografi, juxtapsition ini ternyata berkembang sangat pesat. Teknik ini banyak dipakai oleh para fotografer, terutama yang suka dengan street photography. Mereka sering menggunakan metode ini untuk membuat orang penasaran dan memikirkan gambar yang dilihatnya.

Fotografi juxtapostion dapat menjadi cara yang bagus untuk menghidupkan sebuah konsep. Baik yang sifatnya lucu-lucuan atau juga serius. Selain foto akan tampak lebih nyentrik atau nyeni, teknik juxtapostion ini juga menonjolkan kualitas objek atau ekspos efek tertentu. Goal khusus yang dicapai dengan teknik ini adalah terciptanya karya foto yang memiliki makna-cerita.



Memotret dengan teknik juxtaposition ternyata gampang-gampang susah. Yang belum terbiasa mungkin akan mengalami beberapa kendala. Seperti, saat men-setting kamera dan memilih lensa. Bahkan, ada yang sampai blank concept atau kehabisan ide.

Nah, dari sekian kendala tersebut, kurangnya ide menjadi salah satu masalah yang paling penting. Tapi, jangan khawatir. Saya akan membantu Anda dengan tip utama dan ide kreatif yang mungkin berguna. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

  1. Besar vs Kecil


Bidiklah dua objek yang berlawanan dalam gambar Anda. Salah satu cara termudah adalah menunjukkan perbedaan dalam ukuran. Posisikan subjek kecil dan subjek besar secara tepat, lalu jepretlah.

Photo
Photo
Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo

  1. Hitam vs Putih


Hal yang menarik dalam fotografi salah satunya adalah bermain warna. Di sini saya memakai warna kontras umum, yakni hitam dan putih. Anda juga bisa memanfaatkan kontras dari warna-warni lainnya. Bisa antara merah kontras hijau atau sebaliknya. Bisa biru dengan oranye, dan lain-lain.

  1. Gemuk vs Kurus


Tak hanya tentang kontras warna. Kontras antara orang kurus dan gemuk pun cukup efektif dalam membentuk juxtaposition foto. Bisa dalam bentuk sejajar atau juga tidak. Pastikan objek dalam satu frame foto jelas terlihat kontrasnya.

  1. Masa Lalu vs Masa Kini


Bisa dalam bentuk memotret wajah seseorang dalam cermin dengan latar atau background foto jadulnya sendiri atau orang lain.

  1. Baru vs Lama


Penjajaran bisa dilakukan dengan memotret barang lama dengan barang baru. Semisal, handphone jadul dengan smartphone android canggih era saat ini.



  1. Jangan Terlalu Serius


Sebaiknya, Anda rileks dan santai saat memotret menggunakan metode ini. Dengan begitu, konsep maupun ide bakal mengalir dengan sendirinya. Bersenang-senanglah dan lakukan saja yang Anda suka.

  1. Gunakan Mode Burst


Mode burst adalah fungsi kamera yang memungkinkan Anda mengambil serangkaian foto secara berurutan dengan cepat. Sederhananya adalah memotret sekali jepret dapat banyak foto (continuous shot). Dengan mode ini, Anda dijamin dapat menangkap apa yang Anda inginkan.

  1. Gunakan Peralatan yang Tidak Mencolok


Karena teknik juxtaposition ini banyak dipakai dalam street photography, saya sarankan pilihlah kamera berukuran kecil dan tidak terlihat terlalu mencolok. Selain tidak menjadi perhatian dan mengganggu orang lain, ini akan memudahkan Anda saat hunting.

  1. Edit Sewajarnya Saja


Anda bisa saja mengedit foto sesuai keinginan. Namun, saya sarankan editlah sewajarnya saja. Anda cukup mengedit sebatas koreksi saja. Tanpa mengubah keaslian foto yang sudah Anda ciptakan sebelumnya.

  1. Perbanyak Referensi


Ini merupakan trik paling mudah dalam menciptakan foto juxposition. Anda bisa melihat trik maupun karya foto orang lain sebagai pembelajaran. Tapi, ingat, jangan melulu bergantung dengan meniru terus-terusan. Sering-seringlah bereksperimen dengan melakukan banyak latihan. (*) Editor : Jawanto Arifin
#klinik fotografi #juxtaposition