Puskesmas Sebani Luncurkan POSREM, Padukan Cek Kesehatan dan Kreativitas

Iwan Andrik • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 12:41 WIB
KREATIF: Inovasi menyegarkan datang dari Puskesmas Sebani melalui program POSREM. Wadah ini sukses menyulap masa liburan sekolah menjadi momen produktif bagi generasi muda. (Puskesmas Sebani for Radar Bromo)
KREATIF: Inovasi menyegarkan datang dari Puskesmas Sebani melalui program POSREM. Wadah ini sukses menyulap masa liburan sekolah menjadi momen produktif bagi generasi muda. (Puskesmas Sebani for Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Mengisi liburan sekolah, tidak harus selalu dengan rekreasi kosong. Puskesmas Sebani, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menelurkan inovasi segar, lewat program Posyandu Remaja Bawa Perubahan (POSREM).

Wadah pembinaan ini, sukses menyulap waktu luang generasi muda menjadi lebih produktif melalui paket komplit, berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pelatihan seni eco print bernilai ekonomis.

Melalui POSREM, para remaja mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala yang mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, skrining anemia, hingga penilaian status gizi.

Tak hanya itu, mereka dibekali edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi, kesehatan jiwa, hingga pencegahan penyakit tidak menular.

Pengecekan ini krusial, sebagai langkah deteksi dini masalah kesehatan remaja.

Menariknya, program ini tidak berhenti pada aspek medis. Para peserta juga ditantang mengasah kreativitas dan jiwa kewirausahaan, lewat pelatihan pembuatan tas goodie bag dengan teknik eco print, seni mencetak motif alami memanfaatkan daun dan bunga pada kain.

Lewat kegiatan ini, remaja diajak peduli lingkungan sekaligus mencetak produk bernilai jual.

Kepala Puskesmas Sebani, dr. Fittri Fidyana mengungkapkan, POSREM sengaja dikemas kreatif, agar menarik minat remaja selama masa libur sekolah.

"Kami ingin masa liburan menjadi momen yang produktif. Remaja tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga memperoleh pengalaman baru, menjaga kesehatannya, serta belajar keterampilan yang dapat dimanfaatkan di kemudian hari," ujarnya.

Ia menambahkan, remaja merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini, agar sehat secara fisik dan mental.

"Kami ingin mereka mampu mengembangkan potensi diri menjadi kegiatan yang produktif," sambungnya.

Sinergi kuat dari pihak sekolah, pemerintah desa, kader kesehatan, hingga orang tua membuat gerakan ini berjalan optimal.

Mengusung semangat "Remaja Sehat, Berkarya, dan Membawa Perubahan", inovasi POSREM kini diharapkan mampu menjadi inspirasi wilayah lain dalam mencetak generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (one)

Editor : Jawanto Arifin
kreativitas remaja posyandu puskesmas sebani