PASURUAN, Radar Bromo - UOBF Puskesmas Puspo terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayahnya.
Langkah strategis ini diwujudkan, melalui optimalisasi program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang kini telah menjangkau seluruh wilayah kerja Puskesmas Puspo.
Kepala Puskesmas Puspo, dr. Arif Rahman, menyatakan penerapan Posyandu ILP ini merupakan bentuk pelayanan Kesehatan, yang dilaksanakan secara terpadu.
Berbeda dengan posyandu konvensional, layanan ini dirancang khusus, untuk menyasar seluruh siklus kehidupan masyarakat secara komprehensif.
"Posyandu ILP ini memfasilitasi pelayanan kesehatan dari hulu ke hilir. Mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia (lansia)," ujar Dokter Arif-sapaannya.
Dalam pelaksanaannya, setiap Posyandu ILP menerapkan sistem 5 langkah pelayanan yang terstruktur.
Rangkaian tersebut meliputi pendaftaran peserta, pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, serta skrining kesehatan yang disesuaikan dengan kelompok usia.
Selain itu, dilakukan pula pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian imunisasi, penyaluran obat cacing sesuai sasaran, pelayanan bagi ibu hamil, hingga sesi penyuluhan dan konseling kesehatan.
Saat ini, gerakan Posyandu ILP telah aktif di 7 desa yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Puspo, dengan total sebaran mencapai 36 titik Posyandu ILP.
Keberhasilan program ini didukung penuh oleh kolaborasi sinergis, antara tenaga kesehatan dari puskesmas, kader posyandu, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Melalui perluasan cakupan Posyandu ILP ini, Dokter Arif berharap masyarakat Kecamatan Puspo, dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar dengan lebih mudah, dekat, dan cepat diakses.
Penguatan di tingkat desa ini diharapkan mampu mendongkrak kesadaran warga, dalam menjaga kesehatan secara preventif, demi mewujudkan lingkungan desa yang sehat dan mandiri. (one)
Editor : Jawanto Arifin