MAYANGAN, Radar Bromo- Pemkot Probolinggo memburu bantuan alat kesehatan (alkes) senilai Rp 94 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk RSUD Ar-Rozy.
Peluang memperoleh bantuan itu dinilai sangat besar. Sebab, Kota Probolinggo paling siap dalam memenuhi persyaratan pengajuan tersebut.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, usulan bantuan alat kesehatan senilai Rp 94 miliar telah diajukan kepada Kementerian Kesehatan. Saat ini, pemerintah kota terus mengawal proses pengajuan tersebut.
Menurutnya, Kota Probolinggo menjadi salah satu daerah di Jawa Timur yang paling siap memperoleh bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan.
Kesiapan itu didukung oleh kelengkapan dokumen pengajuan yang telah dipenuhi sesuai ketentuan.
"Peluang lolosnya usulan ini terbilang sangat tinggi. Sebab, Kota Probolinggo menjadi daerah yang paling siap dari segi kelengkapan dokumen pengajuan," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Probolinggo, Selasa (9/7).
Baca Juga: RSUD Ar Rozy, Posisikan Pasien sebagai Mitra, Ulasan Dijadikan Motivasi dan Evaluasi
Aminuddin menjelaskan, seluruh persyaratan administratif maupun teknis telah dipenuhi secara rinci agar RSUD Ar-Rozy dapat segera meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat.
Karena itu, Pemkot Probolinggo akan terus mengawal proses verifikasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan hingga bantuan tersebut dapat direalisasikan.
Apabila bantuan alat kesehatan senilai Rp 94 miliar tersebut disetujui, RSUD Ar-Rozy diproyeksikan memiliki fasilitas diagnostik dan intervensi medis yang lebih modern dan lengkap.
"Anggaran sebesar Rp 94 miliar ini sangat penting untuk meningkatkan kelas dan fasilitas layanan medis di RSUD Ar-Rozy. Sehingga warga Kota Probolinggo tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk penanganan medis yang kompleks," ungkap dr. Aminuddin. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi