KEJAYAN, Radar Bromo - Berkomitmen penuh menghadirkan pelayanan kesehatan prima 24 jam nonstop, Puskesmas Kejayan, terus menelurkan terobosan inovatif.
Langkah maju ini selaras dengan instruksi Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo, yang menekankan agar fasilitas kesehatan tingkat pertama terus mendongkrak mutu pelayanan publik.
Kini, Puskesmas Kejayan berhasil mentransformasikan citra pusat kesehatan masyarakat menjadi fasilitas medis yang modern, nyaman, dan bertabur nilai tambah (benefit) bagi warga setempat.
Salah satu inovasi unggulan menyasar para ibu hamil di wilayah kerja Kejayan. Momen persalinan kini menjadi lebih praktis lewat integrasi layanan administrasi kependudukan.
Begitu bayi lahir, petugas puskesmas akan langsung memproses pengurusan Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pembaruan Kartu Keluarga (KK) di tempat.
"Kami ingin memberikan kemudahan total bagi masyarakat. Jadi, sepulang dari puskesmas, selain kondisi ibu dan bayi sehat, dokumen kependudukan sang buah hati juga sudah beres tanpa perlu repot mengurus ke sana kemari," ujar Kepala Puskesmas Kejayan, dr. Halifah Wijaksari Akbaryanti.
Tak hanya kemudahan dokumen, Puskesmas Kejayan juga menangkap tren masa kini dengan menyediakan layanan dokumentasi newborn photography secara gratis.
Bayi yang baru lahir, mendapatkan sesi foto dan video menggunakan properti yang lucu, estetik, dan menggemaskan.
Selain layanan persalinan, terobosan menarik lainnya, diterapkan pada pelayanan khitan anak.
Puskesmas Kejayan sukses mengubah momok khitan yang menakutkan, menjadi momen yang menyenangkan bagi anak-anak.
Selain ditangani langsung oleh tim medis profesional, anak-anak yang berani dikhitan di sini akan mendapatkan fasilitas dokumentasi foto dan video, celana dalam khusus khitan gratis untuk mempercepat penyembuhan, hingga pemberian "Sertifikat Khitan" khusus sebagai penghargaan bagi anak yang pemberani.
Melalui berbagai inovasi dan siaga layanan 24 jam ini, Puskesmas Kejayan di bawah kepemimpinan dr. Halifah Wijaksari Akbaryanti, membuktikan bahwa fasilitas kesehatan milik pemerintah mampu tampil modern, adaptif, dan berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat. (one/*)
Editor : Jawanto Arifin