Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lawan Stigma Gangguan Jiwa, Puskesmas Gondangwetan Punya PAK DE KETAWA, Apa Itu?

Iwan Andrik • Rabu, 4 Maret 2026 | 14:10 WIB

EDUKASI: Petugas kesehatan Puskesmas Gondangwetan saat memberikan edukasi tentang masalah kesehatan jiwa.
EDUKASI: Petugas kesehatan Puskesmas Gondangwetan saat memberikan edukasi tentang masalah kesehatan jiwa.

PASURUAN, Radar Bromo - Puskesmas Gondangwetan resmi memperkenalkan sebuah terobosan revolusioner dalam bidang kesehatan mental yang diberi nama PAK DE KETAWA (Penanganan dan Deteksi Dini Kesehatan Jiwa).

Inovasi ini dirancang khusus, untuk menjawab tantangan penanganan gangguan jiwa berat.

Serta memberikan akses perlindungan mental yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Dengan mengandalkan sistem digital, masyarakat kini dapat melakukan penjaringan dan deteksi dini secara mandiri.

Sehingga kondisi psikologis seseorang dapat terpantau secara cepat dan tepat.

Sekaligus bisa diakses di mana pun serta kapan pun tanpa terhalang jarak dengan memanfaatkan QRCode.

“Permasalahan kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan secara fisik. Sehingga kami juga mengajak Masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan jiwa orang di sekitar melalui paguyuban dan tidak mengucilkan para penderita gangguan jiwa,” tutur Kepala UOBF Puskesmas Gondangwetan, dr. Mardina Fajarningsih.

Program ini mengusung skema komprehensif yang dirangkum dalam tujuh tahapan sistematis, mulai dari SIJI (detekSI dini JIwa) dan LORO (Layanan Online dokteR/paramedis kOnsultasi kesehatan jiwa) untuk layanan berbasis daring.

Selain itu, terdapat program TELU (giaT pEmeriksaan dan penyuLUhan) serta PAPAT (PAguyuban Peduli Penderita sehAT) yang berfokus pada penguatan komunitas dan edukasi publik.

Integrasi ini memastikan bahwa setiap warga yang terindikasi mengalami masalah kesehatan mental, tidak akan merasa sendirian dalam menjalani proses pemulihan.

Keunggulan utama dari PAK DE KETAWA terletak pada pendekatan humanis melalui program LIMO (LIbatkan Masyarakat, kunjungi ruMah Orang penderita) dan ENEM (Evakuasi peNderita jika mEMerlukan tindak lanjut).

Petugas Puskesmas Gondangwetan tidak hanya menunggu di fasilitas kesehatan, tetapi secara proaktif terjun langsung ke lapangan untuk menyisir masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat.

Pendekatan "jemput bola" ini terbukti efektif dalam meminimalisir keterlambatan penanganan pada kasus-kasus gangguan jiwa berat yang seringkali tersembunyi karena stigma sosial.

Sebagai bagian dari pemulihan jangka panjang, inovasi ini ditutup dengan program PITU (PenIngkatan laTihan kebUgaran jasmani) untuk menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental para pasien.

Dengan adanya PAK DE KETAWA, Puskesmas Gondangwetan berharap dapat menghapus batasan antara penderita gangguan jiwa dengan layanan kesehatan berkualitas.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem masyarakat yang lebih peduli, responsif, dan sehat secara mental demi masa depan yang lebih baik. (one)

Editor : Jawanto Arifin
#gangguan jiwa #puskesmas gondangwetan #mental #pemeriksaan