Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tetap Bugar Tanpa Lemas: Deretan Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan saat Berpuasa

radar bromo • Rabu, 25 Februari 2026 | 17:34 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

MENJAGA kebugaran tubuh selama bulan Ramadan menjadi sedikit sulit karena rasa lemas dan kantuk yang sering digunakan sebagai alasan untuk tidak beraktivitas fisik.

Padahal, tidak melakukan olahraga sama sekali justru menyebabkan metabolisme tubuh melambat dan otot terasa kaku.

Agar tidak terasa lemas ketika berolahraga saat puasa, bisa disiasati dengan memilih olahraga ringan yang aman dan mengatur waktu yang tepat agar tenaga tidak terkuras habis.

Berikut beberapa jenis olahraga yang bisa dicoba ketika berpuasa.

  1. Jalan santai

Jalan santai menjadi salah satu kegiatan yang direkomendasikan karena intensitasnya yang rendah namun memberikan dampak yang cukup besar bagi tubuh.

Melakukan jalan santai selama 15 sampai 30 menit dapat membantu melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh tanpa memicu keringat yang berlebih yang bisa berakibat dehidrasi.

  1. Stretching atau peregangan

Stretching dapat membantu aliran darah yang sebelumnya melambat menjadi lancar kembali, sehingga suplai oksigen ke otak meningkat dan konsentrasi menjadi lebih tajam.

Stretching dapat dilakukan di sela-sela jam kerja, terutama bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu duduk di depan layar komputer. Stretching tidak membutuhkan banyak energi dan tidak memicu haus, namun memberikan efek relaksasi pada tubuh sehingga badan terasa lebih ringan.

  1. Yoga

Yoga adalah olahraga yang berfungsi untuk melatih kelenturan tubuh dan dapat membantu menekankan pengaturan napas yang dalam serta meditasi. Oleh karena itu, yoga efektif untuk menekan tingkat stres dan rasa cemas saat bekerja di tengah puasa.

Gerakan-gerakan yoga yang lembut dan statis membantu menguatkan otot inti tanpa memicu detak jantung yang berlebih serta tidak menyebabkan keluarnya keringat secara berlebih yang berdampak pada dehidrasi.

  1. Bersepeda santai

Bersepeda santai dapat membantu menjaga kebugaran jantung tanpa harus menguras banyak tenaga. Mengayuh sepeda dengan kecepatan rendah di area yang asri dapat membantu membakar kalori serta memberikan efek refreshing bagi pikiran yang penat setelah bekerja.

  1. Latihan bodyweight intensitas rendah

Gerakan sederhana seperti squat perlahan, lunges, atau wall push-ups dapat dilakukan dengan repitisi yang tidak terlalu banyak untuk menghindari kelelahan yang ekstrem.

Gerakan-gerakan tersebut membantu menjaga massa otot tetap kencang tanpa perlu pergi ke pusat kebugaran. Focus utama dari olahraga ini bukan untuk membakar kalori secara besar-besaran, melainkan untuk menjaga metabolisme tubuh tetap aktif dan mencegah tubuh terasa kaku akibat kurang gerak.

 

Waktu terbaik saat berpuasa

  1. 30-60 menit sebelum berbuka
  2. Setelah berbuka, beri jeda 1-2 jam
  3. Setelah salat subuh

 

Penulis: Tim Magang Unesa/Radar Bromo Jawa Pos

Khofifatun Ni'mah

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#ramadan #olahraga #bugar #puasa