PASURUAN, Radar Bromo - Puskesmas Gempol memiliki cara unik dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di wilayah kerjanya. Yakni dengan trobosan Seindah Dekapan Ibu.
Inovasi ini, memiliki arti yakni Semangat Cintai ODHA dengan Kunjungi Periksa Lanjut, Ingat Obati Untuk Tetap Sehat.
Ini merupakan kegiatan pendekatan pada pasien ODHIV/ODHA risiko tinggi, pemeriksaan laboratorium, dan motivasi terapi ARV (Antiretroviral)/obat-obatan yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) secara berkelanjutan.
“Puskesmas Gempol telah melakukan berbagai upaya dalam pencegahan dan pengendalian HIV. Namun kami sangat memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh lintas sektor, seperti Forkopimcam (camat, kapolsek, danramil), desa, LSM dan masyarakat sekitar,” ujar dr Arma, kepala UOBF Puskesmas Gempol.
Dokter Arma menguraikan, dengan melibatkan lintas sector, dapat menjadi mitra strategis dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS dengan Seindah Dekapan Ibu.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, jumlah kasus HIV terus meningkat dari tahun ke tahun.
Begitu juga data Puskesmas Gempol, menunjukkan hal yang sama. Pada tahun 2024 di wilayah kerja Puskesmas Gempol, terdapat pasien dengan Positif HIV sebanyak 140 orang.
Di mana, tiga orang akhirnya meninggal dunia, lantaran kondisinya drop out dan belum dilakukan pengobatan.
“Dengan adanya inovasi Seindah Dekapan Ibu, diharapkan dapat meminimalisir kasus HIV. Karena dengan pendekatan kepada mereka yang memiliki risiko tinggi dengan cara konseling, pengobatan, kunjungan yang tentunya dengan penuh kasih sayang, menjaga, melindungi, serta menjaga privasi pasien dan keluarga,” sampainya. (one)
Editor : Jawanto Arifin