Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Akupunktur: Bukan Sekadar Tusuk Jarum, Ada Teori Energi di Baliknya

Muhamad Busthomi • Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:35 WIB

 

ILUSTRASI
ILUSTRASI

AKUPUNKTUR sebenarnya adalah metode pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok sejak lama. Pengobatan ini sudah ada sejak tahun 3000 sebelum masehi.

Pengobatan ini semakin populer di kalangan masyarakat. Tak hanya untuk meredakan nyeri, akupunktur juga diklaim dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan. Mulai dari sakit kepala, gangguan kesehatan mata hingga stroke

Fahmi Budiman, yang juga mendalami akupunktur menjelaskan bahwa akupunktur bukan sekadar teknik tusuk jarum biasa. ”Ada teori energi yang mendasari metode pengobatan ini,” kata dokter yang juga Direktur RS Mata Pasuruan tersebut.

Fahmi menjelaskan bahwa akupunktur didasarkan pada konsep keseimbangan energi yin dan yang dalam tubuh.

Ketidakseimbangan energi inilah yang dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit. Ia juga mengombinasikan teknik akupuntur yang bermula dari Tiongkok dengan pengembangan akupuntur Korea.

”Dengan menusukkan jarum pada titik-titik tertentu di tubuh, energi yang terganggu dapat diseimbangkan kembali,” terangnya.

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan bahwa akupunktur memiliki berbagai macam teknik dan titik yang berbeda. Penanganan yang dilakukan, tergantung pada jenis penyakit yang diderita pasien.

”Misalnya, untuk mengatasi sakit kepala, titik yang ditusuk akan berbeda dengan titik yang ditusuk untuk mengatasi masalah mata,” jelasnya.

Namun, Fahmi menekankan bahwa akupunktur tidak dapat menyembuhkan semua penyakit. ”Akupunktur lebih efektif untuk mengatasi kelainan fisiologis, seperti gangguan hormon atau mediator kimia,” katanya.

Lain halnya dengan penyakit yang sudah tergolong kelainan struktur, seperti glaukoma atau degenerasi makula. Meski demikian, Fahmi mengakui bahwa akupunktur dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pasien dengan keluhan tertentu.

”Beberapa pasien merasakan perbaikan yang signifikan setelah menjalani terapi akupunktur,” ujarnya.

Berbagai keluhan kesehatan seperti sakit kepala, vertigo, migrain, nyeri, jantung, paru-paru, hipertensi, asma bisa ditangani dengan akupuntur. ”Termasuk juga untuk program hamil pernah kami tangani,” katanya.

Manfaat Akupuntur untuk kondisi kesehatan:

Dari berbagai sumber

Efek Tiap Individu Bervariasi

PENGOBATAN akupunktur umumnya aman untuk siapa saja. Namun akupuntur dapat menimbulkan efek samping. Efek samping tersebut dapat berupa memar, nyeri, pendarahan, iritasi kulit, atau ruam. 

Begitu juga efek yang ditimbulkan saat akupuntur. Fahmi juga menyoroti bahwa efek akupunktur dapat bervariasi pada setiap individu. ”Ada pasien yang langsung merasakan manfaatnya setelah sekali terapi, ada juga yang membutuhkan beberapa kali terapi. Semua tergantung pada kondisi pasien dan jenis penyakit yang diderita,” katanya.

Lantas, bagaimana cara kerja akupunktur dalam menyembuhkan penyakit? Fahmi menjelaskan bahwa akupunktur dapat memengaruhi saraf, pembuluh darah, dan organ tubuh.

”Dengan menstimulasi area yang kami sebut cekungan, akupunktur dapat memicu pelepasan zat kimia tertentu yang dapat meredakan nyeri, meningkatkan aliran darah, dan memperbaiki fungsi organ,” terangnya.

Namun, Fahmi mengingatkan bahwa akupunktur bukanlah pengobatan yang instan. ”Untuk penyakit kronis seperti hipertensi atau stroke, terapi akupunktur mungkin membutuhkan waktu hingga satu bulan. Pasien juga harus sabar dan konsisten dalam menjalani terapi,” bebernya. (tom/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#akupuntur