LUMBANG, Radar Bromo - Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan pada anak yang dapat berdampak panjang.
Tak hanya keterlambatan pertumbuhan fisik, tetapi juga kognitif pada anak. Serta peningkatan risiko penyakit kronis di masa depan.
Menyadari hal ini, UOBF Puskesmas Lumbang sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Lumbang, mengambil langkah proaktif.
Yakni dengan meluncurkan inovasi berupa Kedai Balita Sehat Tinggalkan Stunting. Disingkat “Kebas Ting Ting”.
Inovasi Kebas Ting Ting bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi. Serta memberikan edukasi tentang pola asuh yang benar kepada orang tua. Khususnya ibu balita dan ibu hamil.
Program ini menawarkan berbagai layanan penting. Mulai dari Kelas Ibu Balita dan Ibu Hamil, Posyandu Stunting, Pemberian Makanan Bergizi Seimbang (PMT Lokal 90 Hari) hingga Pemberian Suplemen.
Sejak inovasi Kebas Ting Ting diluncurkan, prevalensi stunting di wilayah kerja UOBF Puskesmas Lumbang, turun drastis.
Dari 24,6 persen pada tahun 2021 menjadi 9,51 persen pada tahun 2023.
“Keberhasilan inovasi Kebas Ting Ting, tentunya tidak terlepas dari dukungan lintas sektor dan masyarakat yang kooperatif. Selain itu, kami berharap generasi penerus bangsa pun dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Menjadi sumber daya manusia yang sehat dan produktif di masa depan” ungkap dr. Nis Cahyono, kepala UOBF Puskesmas Lumbang. (one)
Editor : Jawanto Arifin