Dua ajudan Bupati Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) saat ini bernama Lalu Ramadi Wanda Maxudi dan Aldy Syapuro Widiyanto. Lalu berusia 27 tahun. Aldy 28 tahun. Kepada Jawa Pos Radar Bromo yang menemui mereka di rumah dinas bupati Kamis (10/11), Lalu dan Aldy berbagi tip bagaimana agar kondisi fisik selalu fit. Sebab, setiap saat, mereka harus siap bertugas. Kapan pun, di mana pun, acara apa pun.
Lalu Ramadi bercerita bahwa dirinya sudah dua tahun bertugas menjadi ajudan bupati. Sebelum bersama Aldy saat ini, dirinya bahkan sempat bertugas seorang diri mendampingi Gus Irsyad.
”Pernah, pernah sendirian waktu pertengahan menjadi ajudan,” ungkap Lalu Ramadi.
Saat sendirian itu, dia benar-benar selalu menjaga tubuh agar tetap fit dan prima. Menjaga pola makan. Rajin berolahraga. Kalau pas ada waktu senggang, dia sempat olahraga out door. Yaitu, lari jarak jauh berkilo-kilometer.
”Makan cukup tiga kali sehari dan rajin olahraga,” ungkapnya. Dia mengaku tidak pernah mengonsumsi vitamin untuk menunjang kebugaran. Makan, olahraga, dan istirahat.
Bagaimana soal makanan? Lalu Ramadi mengatakan, tidak memilih-milih atau membatasi jenis makanan atau mengatur waktu makan secara ketat. Setiap pagi, dia berusaha bisa sarapan dulu sebelum bertugas. Tapi, terkadang juga dia tidak sempat makan pagi. Misalnya, pas Gus Irsyad ada acara pagi-pagi sekali.
Sebab, yang utama bagi seorang ajudan ialah mempersiapkan dulu semua kebutuhan atasan. Pastikan tidak ada yang kurang. Sampai pimpinan hadir dan tampil dalam acara. Nah, pas pimpinan sudah naik ke panggung, waktu itu dimanfaatkan untuk mengisi perut.
”Saya sempatkan sarapan,” ungkap Lalu Ramadi.
Setelah pimpinan turun panggung, dirinya sudah siap lagi. Bahkan, saat pimpinan makan bersama undangan lain, Lalu Ramadi sudah kembali stand by. Yang pasti, selama mendampingi Gus Irsyad, dirinya tidak pernah menahan lapar sampai terlalu lama. Selalu ada waktu untuk makan di sela-sela tugas.
Bagaimana waktu olahraga? Setiap hari dia menyempatkan diri untuk berolahgara. Jika tak ada kegiatan pagi, Lalu Ramadi kerap memanfaatkannya untuk lari. Dia mengaku memang senang mencari keringat dengan running. Bahkan, kalau sedang tidak tugas piket dan ada lomba lari, Lalu Ramadi pun ikut.
”Yang waktu ada Bromo Marathon nomor 20 kilometer, saya bisa finis urutan ke-8,” ungkapnya.
Ditanya soal waktu istirahat dan tidur, Lalu Ramadi mengakui selalu mengikuti irama pimpinannya. Dia tidak akan beristirahat jika pimpinan belum istirahat. Karena kondisi bugar, sampai malam pun dirinya kuat.
”Kami ya tentu ngikut jadwal Bapak ya. Kalau kegiatannya di pendapa saja enak. Tapi, kalau sudah keluar, istirahatnya bisa di dalam mobil. Kadang saat perjalanan menuju lokasi saya tidur,” tuturnya lantas tersenyum.
Aldy Syapuro Gemar Makan Buah
Aldy Syapuro Widiyanto punya semacam sugesti untuk selalu siap menjalankan tugas sebagai ajudan Bupati Irsyad Yusuf. Menurut dia, menjadi seorang ajudan harus tahan banting. Pantang menyerah sekalipun kondisi tubuh sedang kurang enak.
"Nggak tahu ya. Kalau mau sakit, saya tersugesti agar jangan sakit dulu. Masih tugas sama Bapak," katanya.
Aldy memilih gemar makan buah-buahan untuk menjaga kebugaran. Selain makanan pada umumnya, dia selalu mencari sajian buah-buahan di setiap ada acara. Suguhan buah itu jarang habis oleh undangan.
”Kan pasti ada buah tuh di setiap acara. Iya makan itu saja. Kadang bawa sedikit-sedikit, tapi ya tidak sampai nyetok gitu,” ujarnya lantas tertawa.
Aldy mengaku sesekali masih mengonsumsi vitamin. Selain itu, tetap rajin berolahraga. Cuma, dia memilih olahraga yang simpel. Termasuk, latihan yang bisa dilakukan di kamar. Sit up, push up, dan lainnya. Ini menyiasati waktu kegiatan yang padat.
”Pagi biasanya olahraga sebelum berangkat. Tapi, kalau Bapak ada acara pagi sekali ya tidak,” ungkap pria kelahiran Jakarta itu.
Lalu Ramadi dan Aldy Syapuro mengaku senang mendampingi Bupati Irsyad Yusuf maupun istrinya, Lulis Ratnawati. Keduanya sangat sering mengingatkan ajudan tentang pentingnya menjaga kesehatan.
”Bapak dan Ibu sering ngingetin soal makan. Juga menasihati agar menjaga kesehatan,” tambah Lalu Ramadi, yang dibenarkan oleh Aldy Syapuro.
Minta Kopiah, Bupati Diberi Kopi
Konsentrasi dan fokus seorang ajudan sangat dibutuhkan. Namun, sesekali ada juga momen lucu. Apa itu? Saat sebuah permintaan diucapkan oleh pimpinan dengan kalimat yang sangat sulit ditangkap dalam waktu cepat.
Pernah suatu ketika, Lalu Ramadi mendapatkan perintah dari Gus Irsyad di Pendapa Nyawiji Ngesti Wenanging Gusti. Seingat dia, kalimat itu berbunyi,”Tolong ambilkan kopi ya.” Dia pun bergegas melaksanakan perintah itu.
Hanya beberapa menit kemudian, Lalu Ramadi kembali dari ruang belakang dengan membawa segelas kopi. Gus Irsyad memang juga seorang penggemar kopi. Bahkan, dirinya menjadi brand Kopi Kapiten.
Ketika disodori segelas kopi hangat, Gus Irsyad malah tersenyum. Sebab, yang diminta sebenarnya bukan kopi, melainkan kopiah. ”Jadi, maksud Bapak minta diambilkan kopiah, bukan kopi ya. Beda tipis,” ungkap Lalu Ramadi lantas tertawa.
Gus Irsyad sendiri juga senang bercerita tentang pengalaman yang lucu-lucu bersama para ajudannya. Sejak menjabat bupati pada 2013, beberapa kali ada pergantian ajudan. Ada juga ajudan yang lucu. ”Misalnya begitu masuk mobil langsung tidur,” ungkap bupati yang tepat berusia 52 tahun pada 10 November 2022 itu. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin