Kronologi Pelajar asal Prigen Hilang hingga Jenazah Ditemukan Penuh Luka, Pelaku Ditangkap

Rizal Syatori • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:04 WIB
DIAMANKAN: Tersangka Wahyudi saat diamankan polisi.
DIAMANKAN: Tersangka Wahyudi saat diamankan polisi.

 

PANDAAN, Radar Bromo-Keberadaan MIA, pelajar SMKN 1 Sukorejo asal Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang hilang sejak Kamis siang (1/10) pulang sekolah akhirnya terungkap.

Ia ditemukan meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan di tegalan, jauh dari perkampungan warga di Dusun Tonggowa, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

"Jenazah korban ditemukan Sabtu (3/10), sekitar pukul 01.00 dinihari. Di lahan tegalan, jauh dari rumah warga di Tonggowa, Jatiarjo, Prigen," terang Kanitreskrim Polsek Prigen Aiptu Heru Sumartono.

Ditemukannya jenazah korban tak lepas dari diamankannya Wahyudi. Ia merupakan pelaku yang menghabisi korban. Ia masih kerabat korban.

Dari hasil keterangan pelaku Wahyudi kepada polisi, sebelum meninggal, korban dihubungi pelaku, Wahyudi.

Kemudian korban diminta menjemput pelaku di rumahnya berada di Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo.

Baca Juga: Warga Dayurejo Lurug Polsek Prigen, Buntut Pelajar SMK Hilang, Terduga Pelaku Diamankan

Selanjutnya, korban diajak jalan-jalan oleh pelaku. Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipukul 11 kali di area kepala belakangnya menggunakan kayu, hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Pelajar di Prigen Pasuruan Dihabisi Sepupu Sendiri, Motor Beat Korban Digadaikan Rp 2,4 Juta

Kemudian jenazahnya ditutup pelaku dengan daun kering. Saat ditemukan, bagian kepala korban terbakar. Diduga pelaku sengaja membakarnya untuk menghilangkan jejak.

Aksi keji itu dilakukan Wahyudi saat Kamis petang. "Korban alami luka di bagian kepala belakang. Tersangka akhirnya ngaku setelah diserahkan ke Polsek Prigen oleh pihak keluarga. Tersangka menceritakan kejadianya bukan di Kejayan, tapi di Tonggawa, Jatiarjo, Prigen," bebernya.

Dari TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke RS. Bhayangkara, Porong, Sidoarjo. Untuk dilakukan otopsi. "Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, hanya visum luar saja," tuturnya.

Jenazah korban lantas dibawa ke rumah duka Sabtu pagi. Korban dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

Motif Tersangka

Dari pemeriksaan sementara, tersangka nekat menghabisi korban dan membawa kabur motornya karena terlilit utang judi online (judol).

"Kalap, menghabisi korban dengan maksud tujuan menguasai atau memiliki motor Honda Beat dan HP milik korban," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Mapolsek Prigen dilurug warga Dayurejo, Kecamatan Prigen. Aksi itu dilakukan buntut hilangnya seorang pelajar di kawasan setempat.

Terkait hilangnya korban, pihak keluarga akhirnya menemukan bahwa Wahyudi adalah orang yang patut dicurigai. Wahyudi masih kerabat korban.

Kecurigaan pada Wahyudi Sebab, motor korban diketahui digadaikan di Sukorejo. Saat ditelusuri, motor itu digadaikan oleh Wahyudi.

Oleh keluarga dan sejumlah warga, Wahyudi lantas diserahkan ke Polsek Prigen. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
pembunuhan pasuruan hilang prigen pelajar