
PRIGEN, Radar Bromo-Arus lalu lintas jalan jurusan Prigen-Pandaan, Kabupaten Pasuruan depan Mapolsek Prigen tersendat, Jumat malam (2/10). Itu lantaran sejumlah warga Desa Dayurejo melurug mapolsek setempat.
Warga menanyakan keberadaan warga setempat yang masih remaja dikabarkan hilang. Sebelumnya, sejumlah warga menyerahkan terduga pelaku ke polisi. Terduga yang masih saudara dengan korban ediduga menculik dan membawa motor korban untuk digadaikan.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah warga berdatangan di depan Mapolsek Prigen sejak sekitar pukul 20.30 malam.
Mereka menanyakan keberadayaan salah seorang warganya berinisial MIA, pelajar yang belum diketahui keberadaannya sejak Kamis (1/10) sepulang sekolah.
Sebelumnya, ada sejumlah warga yang menyerahkan Wyd (inisial) ke polisi. Terduga penculikan itu masih memiliki hubungan saudara dengan korban. Ia diduga telah menculik korban dan membawa motor korban.
"Kami datang ke Polsek Prigen, ingin tahu keberadaan korban posisi saat ini ada dimana. Sampai dengan malam ini, belum diketemukan," kata Yudi, salah seorang warga dari Desa Dayurejo.
Menurutnya, warga sudah menginterogasi Wyd. Namun, belum membuahkan hasil.
"Siang setelah jumatan, warga sempat melakukan pencarian korban ke Kejayan. Itu sesuai pengakuan Wyd, saat diamankan keluarga korban dan warga," imbuhnya.
Wyd sendiri diduga melakukan penculikan, setelah motor Honda Beat milik korban ditemukan berada di Sukorejo.
Motor itu digadaikan ke seseorang. Infonya motor tersebut didapat dari terduga Wyd, yang kini diamankan.
"Terduga pelakunya diamankan oleh bapak korban, orangnya mencla mencle. Sempat diajak ke Kejayan untuk menunjukkan keberadaan korban yang dibuang, ternyata tidak ketemukan," kata Kasun Dayu, Eko.
Selepas magrib, terduga Wyd akhirnya diserahkan ke Polsek Prigen. Sekitar pukul 19.30 malam, terduga pelaku Wyd oleh Unitreskrim Polsek Prigen dibawa ke Polres Pasuruan.
"Korban ini anaknya baik dan pendiam. Dengan terduga pelaku masih hubungan saudara. Rumahnya juga bertetangga," imbuhnya.
Usai terduga dibawa ke Polres Pasuruan, massa dari Desa Dayurejo akhirnya membubarkan diri. Mereka balik ke rumahnya masing-masing setelah seorang anggota dewan Agus Suyanto ikut ke Polsek Prigen. Dengan didampingi kasun dan Kapolsek Prigen AKP Mulyono, memberikan penjelasan.
Selanjutnya, Agus Suyanto, bersama sejumlah kasun, kades dan kapolsek ikut meluncur ke Mapolres Pasuruan. Mereka mencari informasi terkait keberadaan korban dari terduga pelaku, untuk menindaklanjuti keinginan warga agar keberadaan korban segera diketahui.
"Terduga pelakunya saat ini diamankan di mapolres, terkait kasus ini masih dalam lidik," ucap Kapolsek Prigen AKP Mulyono.
Kedatangan warga itu sempat mendapatkan pengamanan puluhan personel dari polsek setempat dan polsek jajaran, serta Polres Pasuruan. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi