SUMBER, Radar Bromo-Warga Desa Cepoko, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo geger. Itu setelah warga setempat ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah ladang, Senin (28/9).
Korban diketahui berinisial NI, 83. Ia ditemukan tak bernyawa di sebuah ladang di Dusun Darungan Kidul. Pihak keluarga menduga, korban warga asal Dusun Darungan Tengah, Desa Cepoko, Kecamatan Sumber tersebut menjadi korban pembunuhan.
Kepala Dusun Darungan Tengah, Hasim mengatakan bahwa kecurigaan bermula korban yang sehari-hari mencari rumput ternak di ladang, tak kunjung pulang hingga siang. Keluarga pun mulai khawatir dan mencarinya.
“Dia (korban, Red) berangkat dari rumah jam 07.00, memang demikian sehari-hari. Biasanya jam 12.00 itu pulang. Nah ini sampai lebih dari jam 12.00 belum pulang, akhirnya dicari oleh keluarganya,” katanya.
Keluarga yang berangkat mencari pertama kali adalah sang cicit yang berinisial RI, 16. Ia langsung mencari korban di sekitar ladang tempat biasanya mencari rumput gajah.
“Namun ia tidak melihat buyutnya. Menurut keterangannya, ia malah melihat seseorang berpakaian hitam sambil merokok di ladang. Tidak tahu itu siapa,” ujarnya.
Tak menjumpai sang buyut, RI pun mengadu ke ibunya YU, 24. Sang ibu lantas membawa kakak kandungnya, SU, 37 untuk bersama-sama mencari ke ladang.
Betapa kagetnya mereka saat sampai di ladang. Keduanya menjumpai tubuh sang kakek terpelungkup bersimbah darah. Bahkan darahnya tercecer di rerumputan sepanjang 20 meter.
“Saat coba dibangunkan, korban juga tidak merespon. Akhirnya keduanya (YU dan SU, Red) teriak-teriak sampai warga sekitar berdatangan,” terang Hasim.
Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Sumber. Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian Polsek Sumber langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak kepolisian juga meminta keterangan sejumlah saksi serta mengamankan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Hasim mengatakan bahwa pihak keluarga menduga, NI telah menjadi korban pembunuhan.
Hal ini dilihat dari luka parah yang diderita NI di tangannya. Tubuh NI juga ditemukan di arah menuju jalan pulang.
“Sepertinya korban sempat melarikan diri atau seperti apa, cuma tidak sampai dan tumbang di lokasi tersebut. Rumputnya sudah dapat, sudah ada, dan tubuh korban ditemukan di arah jalan pulang. Sudah hendak naik dari curah,” jelasnya.
Jenazah NI baru dievakuasi dari TKP oleh pihak kepolisian Polres Probolinggo menuju RSUD Waluyo Jati, Kraksaan sekitar pukul 20.00 untuk dilakukan otopsi. Setelah otopsi selesai, jenazah pulang ke rumah duka di Kecamatan Sumber pada Selasa (29/9) sekitar pukul 03.00.
Plt Kasi Humas, Ipda Widy Purwa Aprianto mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian serta mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.
“Penyelidikan masih berlangsung. Keterangan para saksi dan barang yang ditemukan di TK juga masih didalami untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut,” katanya.
Petugas masih mendalami berbagI informasi dan temuan di lokasi kejadian.
“Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan pendalaman oleh petugas, supaya menghasilkan informasi yang utuh untuk publik,” jelasnya. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi