Pendalaman Kasus Bondet Winongan Pasuruan Alami Ganjalan Ini

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 12:12 WIB
Ilustrasi bondet
Ilustrasi bondet

PASURUAN, Radar Bromo - Upaya Polsek Winongan untuk mengungkap identitas pelaku di balik aksi pelemparan bom ikan (bondet) di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, menghadapi jalan buntu.

Hingga kini, aparat kepolisian masih kesulitan menemukan titik terang, lantaran seluruh saksi kunci, termasuk korban, mengaku sama sekali tidak mengenali wajah pelaku.

Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, mengungkapkan proses penyelidikan kasus teror yang menimpa Soleh, 57, tersebut masih terus bergulir.

Kendati penyidik telah berhasil menggali keterangan langsung dari korban yang melihat jalannya aksi kejahatan itu, informasi yang didapat rupanya belum mampu memberikan petunjuk signifikan. Untuk mengarah pada sosok terduga pelaku.

"Penyidik sudah meminta keterangan dari korban di lapangan, namun hasilnya belum terlalu banyak membantu proses pengungkapan. Kendala utamanya karena korban sendiri menegaskan tidak mengenal pelaku," jelasnya.

Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi. Selain Soleh selaku pemilik rumah, dua saksi lain yang diperiksa adalah Sany, 50, yang merupakan istri korban, serta Sunaryo selaku perangkat desa setempat.

Sayangnya, kesaksian dari istri korban dan perangkat desa tersebut, setali tiga uang dengan pengakuan Soleh.

"Total ada tiga saksi yang kami mintai keterangan, yakni korban sendiri, istrinya, dan seorang perangkat desa. Di luar ketiga orang tersebut, belum ada saksi lain yang melihat atau mengetahui kejadian di sekitar lokasi," urai Nanang.

Seperti diberitakan sebelumnya, teror bondet mencekam menimpa kediaman Soleh di Dusun Sumber Telur, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Rabu malam (9/4).

Rumah korban mendadak dilempari bondet sebanyak dua kali berturut-turut, oleh seorang pria misterius.

Ledakan hebat tersebut tidak hanya mengakibatkan kaca jendela depan hancur berantakan dan atap rumah mengalami kerusakan parah.

Serpihan kaca yang melenting akibat daya ledak bondet, juga mengenai wajah Soleh hingga menyebabkan luka robek.

Pasca kejadian traumatis tersebut, korban beserta istrinya memilih untuk mengungsi sementara waktu ke rumah orang tuanya, di wilayah Kecamatan Wonorejo guna menenangkan diri dan memulihkan trauma. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
pasuruan korban winongan bondet saksi