Kawanan Maling Acak-Acak Perumahan OIK Sukorejo, Satu Motor Honda Beat Street Berhasil Disikat

Rizal Syatori • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 18:18 WIB
DIBOBOL: Rumah Ibu Dwi di kawasan OIK Sukorejo yang dibobol maling. Motor Honda Beat Street miliknya lenyap digondol maling. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
DIBOBOL: Rumah Ibu Dwi di kawasan OIK Sukorejo yang dibobol maling. Motor Honda Beat Street miliknya lenyap digondol maling. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

SUKOREJO, Radar Bromo - Aksi nekat komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) menggegerkan warga Perumahan OIK, Cluster Arcadia, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Bertindak ala gerilya, kawanan maling berjumlah tiga orang, membobol kluster tersebut dan menyasar empat motor sekaligus, dalam satu malam pada Senin (7/9) dini hari sekitar pukul 01.50.

Meski sempat mengacak-ngacak empat rumah warga di blok yang berbeda, komplotan ini akhirnya hanya berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor.

Seluruh gerak-gerik pelaku saat mondar-mandir memetakan situasi, hingga mengeksekusi kendaraan terekam jelas oleh kamera CCTV pengawas di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, ketiga pelaku menyusup masuk ke area perumahan dengan berjalan kaki.

Mereka berbagi peran dengan ciri-ciri mengenakan celana panjang, jaket, jumper, dan helm guna menyamarkan identitas.

Penyamaran tersebut membuat wajah para pelaku, tidak terlihat jelas di kamera.

"Ada empat motor yang menjadi sasaran pencurian. Tetapi hanya satu motor yang berhasil dicuri dan dibawa kabur oleh mereka. Jumlah pelaku terpantau ada tiga orang," terang Ketua RT setempat, Hendra, 50.

Hendra menjelaskan, keempat motor yang menjadi target operasi tersebut, terparkir di teras rumah masing-masing dalam kondisi setir terkunci.

Berdasarkan data di lapangan, kendaraan yang disasar meliputi dua unit Kawasaki Ninja, satu unit Honda Scoopy, dan satu unit Honda Beat Street.

"Satu-satunya motor yang hilang adalah Honda Beat Street dengan nomor polisi N 2228 TEY milik Ibu Dwi. Saat kejadian, pemilik rumah sedang terlelap tidur di dalam," lanjut Hendra.

Kronologi aksi berantai ini diungkapkan secara detail oleh Yoyok, 53, warga setempat.

Komplotan pencuri tersebut, awalnya mencoba menggasak motor Kawasaki Ninja di TKP pertama, namun gagal dibobol.

Tak patah arang, mereka bergeser ke rumah Dwi dan sukses melarikan Honda Beat Street.

Usai mengamankan target pertama, keserakahan pelaku membuat mereka kembali beraksi menyasar Honda Scoopy dan Kawasaki Ninja di blok lain.

Tetapi kembali menemui kegagalan. Puncak ketegangan terjadi, pada aksi keempat saat mereka hendak menggasak motor Kawasaki Ninja lainnya.

Saat motor sport tersebut sudah berhasil dituntun keluar dari teras rumah, sang pemilik mendadak terbangun karena mendengar suara mencurigakan.

Korban yang sadar langsung berlari keluar rumah untuk melakukan pengejaran.

Menyadari aksinya tepergok, ketiga pelaku langsung tunggang-langgang memacu gas motor Honda Beat Street, hasil curian pertama mereka dan kabur menerobos jalan utama perumahan.

"Durasi komplotan ini mengacak-ngacak perumahan sekitar 30 menit. Mereka diduga masuk dengan cara memanjat pagar pembatas di sisi sebelah barat pojok," ungkap Yoyok.

Pagi harinya setelah kejadian, korban yang kehilangan motor langsung mendatangi Markas Polsek Sukorejo untuk membuat laporan resmi.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat merespons keresahan warga kluster tersebut.

Kanitreskrim Polsek Sukorejo Aiptu Akhadian Pramono, menegaskan jajarannya sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam.

"Kasusnya saat ini masih dalam proses penyelidikan (lidik). Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Identitas ketiga pelaku sejauh ini belum terungkap, dan petugas masih melakukan pengejaran di lapangan," paparnya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
perumahan motor maling curanmor Sukorejo