PASURUAN, Radar Bromo-Aksi bentrokan pencak dor di halaman Pondok Pensantren Darumafatihil Ulum, Desa Bayeman, Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, masih terus didalami. Sejauh ini, baru dua remaja yang diduga terlibat bentrokan yang diamankan oleh pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi menuturkan, penyidik masih mendalami aksi kericuhan dalam bubaran pencak dor. Sementara belun ada pihak lain yang diamankan. "Sementara baru dua remaja yang diduga terlibat bentrok pada malam itu," jelasnya.
Dua remaja yang diamankan itu adalah MV, 19, warga Kota Pasuruan dan RD, 18, warga Gedangan, Sidoarjo. Mas Jun-sapaannya menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan motif dari kericuhan pencak dor itu.
Sebab, sejauh ini penyidik baru meminta keterangan dari satu pihak. Polisi masih berupaya mencari keterangan dari warga sekitar yang mengetahui kericuhan itu.
"Motifnya juga masih kami dalami. Sebab keterangan baru dari satu pihak. Tunggu keterangan dari saksi di lokasi ya," sebut Jun.
Diketahui, kegiatan pencak dor berakhir ricuh. Pascabubaran massa sekitar pukul 23.00, serangkan aksi gesekan antarkelompok, pecah di sejumlah wilayah Polres Pasuruan Kota. Dua remaja diamankan atas peristiwa ini. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid