Pencuri Motor Jemaah Ratibul Haddad di Kota Pasuruan Masih Gelap, Begini Kata Kepolisian

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:44 WIB
OLAH TKP: Anggota polisi ketika melakukan olah TKP hilangnya motor milik PN di Keluraha Mandaranrejo, Kota Pasuruan. (DOK. JAWA POS RADAR BROMO)
OLAH TKP: Anggota polisi ketika melakukan olah TKP hilangnya motor milik PN di Keluraha Mandaranrejo, Kota Pasuruan. (DOK. JAWA POS RADAR BROMO)

PASURUAN, Radar Bromo- Kasus pencurian sepeda motor Yamaha Vixion milik Jemaah Majelis Ratibul Haddad berinisial PN, di Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, belum juga terungkap. Namun, kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Pencurian itu terjadi Kamis (6/8), sekitar pukul 20.00. Korban warga Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, itu datang ke rumah GW di Kelurahan Mandaranrejo, untuk mengikuti kegiatan Majelis Ratibul Haddad.

Korban mengendarai Yamaha Vixion warna hitam putih. Sesampai di lokasi, korban memarkir motornya di depan gang rumah GW. Sekitar pukul 21.30, kegiatan selesai. Saat korban hendak pulang, motornya raib.

“Kasusnya masih dalam pengembangan dan penyelidikan. Petugas masih berupaya mengungkap pelakunya," ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi.

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 6 juta. Korban telah melaporkan kejadian itu ke Polres Pasuruan Kota. Dalam penyelidikan, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, juga mengamankan barang bukti, berupa satu lembar fotokopi BPKB Yamaha Vixion atas nama PN. Juga mengamankan satu buah kunci kontak sepeda motor.

Junaidi menegaskan, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya petunjuk lain yang dapat mengarah kepada pelaku maupun keberadaan motor korban. (zen/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
Ratibul Haddad pasuruan vixion pencurian sepeda motor