SUKOREJO, Radar Bromo–Penyelidikan terhadap kericuhan yang terjadi di Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mulai membuahkan hasil. Polres Pasuruan mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam kericuhan tersebut.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, pihaknya telah mengamankan tujuh terduga pelaku.
Mereka adalah orang-orang yang diduga terlibat dalam perusakan dan pembakaran tiga kendaraan dinas polisi di dekat Polsek Sukorejo.
Termasuk perusakan Poslantas Taman Dayu di Pandaan. Juga penyerangan terhadap sejumlah pengendara motor, perampasan motor, hingga pembakaran motor di beberapa titik di Pandaan.
"Penyidik Polres Pasuruan mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat kericuhan di Sukorejo dan lokasi lainnya," kata mantan Kapolres Bondowoso tersebut.
Saat ini, menurutnya, para terduga pelaku diamankan di Mapolres Pasuruan. Mereka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk didalami peran masing-masing saat berada di TKP.
Namun polisi belum membeberkan identitas para terduga pelaku. Termasuk inisial maupun asal mereka.
Harto menyebut, proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap keterlibatan masing-masing orang dalam peristiwa tersebut.
"Perkembangan proses penyelidikannya nanti kami sampaikan lebih lanjut. Saat ini masih pendalaman," ucap Harto.
Jumlah terduga pelaku yang diamankan juga masih berpotensi bertambah. Sebab, penyelidikan di lapangan terus digencarkan Satreskrim Polres Pasuruan bersama unit reskrim polsek jajaran.
Di sisi lain, pengamanan wilayah juga diperketat pasca kericuhan Sukorejo. Patroli harkamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan, terus ditingkatkan. Terutama pada malam hingga menjelang pagi,
Pengamanan tersebut turut melibatkan personel Brimob yang beberapa hari terakhir disiagakan di sejumlah titik. Di antaranya di Polsek Sukorejo, Polsek Pandaan, dan Polres Pasuruan.
"Patroli rutin tetap jalan, malam hari hingga menjelang pagi kami tingkatkan. Jika didapati membuat ricuh, bawa sajam, akan kami tindak tegas," ujarnya.
Penangkapan para terduga pelaku ini bermula dari penyerangan dan perusakan di dekat Mapolsek Sukorejo, Selasa (11/8) dini hari.
Ratusan massa merusak dan membakar tiga kendaraan milik polisi lantaran emosi tak bisa masuk ke Polsek Sukorejo untuk menyerang suporter.
Tiga kendaraan itu masing-masing dua mobil patroli dari Polsek Sukorejo dan satu truk dari Polres Pasuruan. Dari dua mobil patroli Polsek Sukorejo tersebut, satu di antarannya ludes dibakar.
Diduga aksi massa yang beringas itu terjadi imbas gesekan dari oknum suporter yang konvoi menuju Malang pada Senin (10/8) malam. Gesekan itu lalu memicu aksi massa pada Selasa (11/8) dini hari.
Tak hanya terjadi di sekitar Polsek Sukorejo. Sekitar pukul 03.30, Poslantas Taman Dayu di exit Tol Pandaan, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, dirusak dan diserang massa yang diduga dari kelompok yang sama. Massa baru berhenti saat memasuki pukul 05.00.
Massa yang beringas juga menimbulkan korban luka-luka dari pihak sipil. Polisi mencatat, ada enam korban yang mengalami luka-luka. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi