
SUKOREJO, Radar Bromo–Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih meresahkan warga Pasuruan. Kali ini, pelaku menyasar halaman Masjid Al-Mubarok di Dusun Krangkong, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Beruntung aksi percobaan pencurian motor tersebut gagal setelah pelaku kepergok oleh jemaah yang hendak menunaikan salat Subuh.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/8) pagi sekitar pukul 04.38.
Seluruh gerak-gerik pelaku yang beraksi seorang diri itu, terekam jelas oleh kamera closed circuit television (CCTV) yang terpasang di area parkir masjid.
Kepala Desa Ngadimulyo Nurhadi membenarkan adanya insiden tersebut, saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan, terduga pelaku langsung ambil langkah seribu begitu menyadari aksinya diketahui warga.
"Percobaan curanmor terjadi saat jemaah sedang melaksanakan salat Subuh. Motor tersebut urung dibawa kabur karena kepergok oleh salah seorang jemaah lainnya. Pelaku langsung melarikan diri," ujar Nurhadi.
Baca Juga: Polisi Periksa Karyawan-Sekuriti Dalami Pencurian Motor Karyawan di Pasuruan
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, motor yang menjadi sasaran terparkir di area sebelah utara masjid, dalam posisi setir terkunci rapat bersama deretan kendaraan jemaah lainnya.
Pelaku masuk ke area masjid dengan ciri-ciri mengenakan jaket, celana panjang, helm, dan alas kaki berupa sandal. Sayangnya, wajah pelaku tidak terlihat jelas karena terhalang helm.
"Pelaku masuk dan kabur lewat jalur yang sama di sisi sebelah utara. Area sekeliling masjid dan tempat parkir sebenarnya sudah dipagari, namun memang belum memiliki pintu gerbang, karena saat ini masih dalam proses pembuatan," lanjut Kades.
Aksi kriminal di tempat ibadah ini, bukan pertama kalinya terjadi. Nurhadi membeberkan, bahwa wilayah tersebut memang rawan dan pernah kecolongan sebelumnya.
"Untuk kasus curanmor yang sampai hilang, pernah terjadi satu kali di lokasi yang sama, sekitar tahun 2024 lalu," jelasnya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi