PANGGUNGREJO, Radar Bromo- Pencurian sepeda motor yang menimpa seorang jemaah Majelis Ratibul Haddad, PN, 39, di Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, belum juga terungkap. Kini, kepolisian masih terus memburu para pelaku.
Pencurian terjadi Kamis (6/8) lalu, sekitar pukul 20.00. Saat itu, PN datang ke rumah rekannya di Kelurahan Mandaranrejo, untuk mengikuti kegiatan Majelis Ratibul Haddad. Warga Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, ini datang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion.
PN memarkir motornya di depan gang rumah rekannya. Sekitar pukul 21.30, kegiatan selesai. Namun, PN yang hendak pulang kaget, motornya raib. Korban berusaha menari dan menanyakan motornya kepada sejumlah warga sekitar, namun tidak ada yang mengetahui.
Korban pun menduga motornya raib dimaling. Ia mengaku mengalmi kerugian materiil sekitar Rp 6 juta dan melapokan ke Polres Pasuruan Kota. Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan," katanya.
Dalam laporan tersebut, polisi mencatat MN, 55, selaku Ketua RT setempat, sebagai saksi. Sementara, identitas terlapor masih dalam penyelidikan.
Kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan. Di antaranya, selembar fotokopi BPKB Yamaha Vixion tahun 2012 warna hitam putih serta satu buah kunci kontak sepeda motor. “Kasus tersebut ditangani sebagai dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” kata Junaidi. (zen/rud)
Editor : Fahreza Nuraga