PASURUAN, Radar Bromo –Polsek Winongan masih memfokuskan penyelidikan kasus penemuan mayat perempuan lansia, Rahma, 71, di Desa Minggir, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan masih mendalami keterangan para saksi.
Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan, pemeriksaan saksi menjadi langkah utama untuk mengungkap peristiwa yang dialami korban setelah berpamitan mencari rumput.
Polisi juga menjadwalkan pemanggilan saksi kemarin (7/8). Termasuk memanggil orang-orang yang diduga sempat ditemui korban.
"Penyebab kematian korban belum bisa dipastikan. Cuma memang ada luka robek sepanjang 25 sentimeter di belakang kepala korban diduga karena senjata tajam," katanya.
Menurut Nanang, keterangan para saksi dibutuhkan untuk menyusun rangkaian kejadian sejak korban pamitan hingga ditemukan meninggal.
Korban diketahui tidak kunjung pulang setelah pamit mencari rumput dan akhirnya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kebun jeruk.
"Kami belum berani menarik kesimpulan terkait peristiwa ini. Tunggu hasil pemeriksaan saksi terlebih dahulu," terang Nanang.
Diketahui, Rahma, 71, berpamitan kepada keluarganya untuk mencari rumput pada Rabu (5/8) siang.
Namun malam harinya warga Dusun Getah Kidul, Desa Minggir, Kecamatan Winongan, itu ditemukan tewas di kebun jeruk yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. (riz/hn)
Editor : Muhammad Fahmi