GENDING, Radar Bromo-Perjalanan Hd, 35 berangkat kerja berujung tragedi. Perempuan asal Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo itu dibegal di jalan desa Pikatan-Randupitu, Kecamatan Gending.
Hd pun harus kehilangan motornya usai kepalanya dipukul dengan gagang celurit oleh kawanan begal.
Aksi pembegalan itu sendiri terjadi Jumat (7/8) pagi sekitar pukul 05.15. Pagi itu, korban dalam perjalanan menuju tempat kerjanya.
Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Gending dan hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, para pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis matik untuk memepet korban.
Usai dipepet, salah seorang pelaku kemudian diduga memukul helm korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga korban terjatuh bersama sepeda motornya.
Setelah korban tersungkur, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri ke arah utara.
"Berdasarkan laporan yang diterima petugas Polsek Gending dan hasil pengecekan awal di lapangan, benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada Jumat pagi sekitar pukul 05.15 WIB di Jalan Desa Pikatan-Randupitu, Desa Pikatan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar melalui Kasat Reskrimnya AKP I Made Kembar Mertadana.
Usai kejadian, korban mendapat pertolongan dari seorang pengendara yang melintas di lokasi. Selanjutnya korban dibawa ke Polsek Gending untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp 8,5 juta. Sementara kondisi korban masih dalam pendalaman dan pendampingan oleh petugas.
Ia mengatakan, begitu menerima laporan, personel Polsek Gending langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
"Petugas juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo dan jajaran untuk melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku," katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku beserta barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada dini hari maupun pagi hari.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat beraktivitas pada pagi hari, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah terdapat hasil penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya. (mu/mie)
Editor : Muhammad Fahmi