Sebelum Beraksi di Dam 8 Maron Probolinggo, Karyawati Sampoerna Juga Dibegal di Brani Wetan, tapi Aksi Begal Gagal

Achmad Arianto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 19:28 WIB
TEREKAM CCTV: Aksi begal karyawati Sampoerna yang berhasil digagalkan di Maron, Probolinggo.
TEREKAM CCTV: Aksi begal karyawati Sampoerna yang berhasil digagalkan di Maron, Probolinggo.

 MARON, Radar Bromo-Teror kawanan begal benar-benar membuat warga Probolinggo waswas. Sebelum kawanan begal beraksi di Dam 8 Maron, Kabupaten Probolinggo, mereka diduga sudah beraksi di lokasi lain. Namun, aksi mereka gagal.

Hal itu diungkap Sekretaris Desa Sarteyan Antoni. Menurunya, Sabtu (25/7) sejatinya ada dua kasus begal. Korbannya sama-sama warga Desa Satreyan.

Pelakunya diduga sama. Kawanan begal yang berjumlah enam orang dengan menggunakan tiga motor.

Sebelumnya sekitar pukul 04.55, mereka beraksi di Dusun Krajan, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron.

Saat itu Wasil, 35, warga Dusun Gentengan, Desa Satreyan, Kecamatan Maron yang jadi korban.

Karyawati pabrik rokok Sampoerna ini hendak berangkat bekerja menggunakan motor Honda Beat.

Baca Juga: Mau ke Pasar, Tukang Selep Daging Dibegal di Jalan Dam 8 Maron Probolinggo: Dipukul hingga Pingsan, Scoopy Amblas

Setibanya di lokasi yang merupakan ruas jalan sepi, korban kemudian didatangi oleh kawanan begal. Bahkan korban sempat mendapatkan pukulan di bagian kepala.

Beruntung, aksi begal tersebut gagal dilakukan setelah tepergok warga yang sedang melintas serta warga yang tinggal di sekitar TKP.

Teriakan korban saat mendapatkan pukulan membuat warga setempat berlarian keluar rumah.

Banyak warga yang mendekat membuat kawanan begal ini kemudian melarikan diri. Kejadian percobaan begal ini terekam oleh CCTV.

 “Diduga kuat pelaku adalah kawanan begal yang sama. Gagal beraksi di Desa Brani Wetan kemudian cari korban lagi ke arah selatan,” tuturnya.

Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, pihak kepolisian belum mendapatkan laporan baik dari masyarakat maupun pihak yang mengaku sebagai korban.

Walaupun demikian, petugas masih melakukan verifikasi di lapangan untuk memastikan kebenaran informasi curas tersebut.

 “Apabila ada masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban dari peristiwa tersebut. Kami harap segera melapor agar dapat segera ditindaklanjuti,” tandasnya. (ar/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
dam 8 Maron sampoerna probolinggo begal