MARON, Radar Bromo-Aksi begal motor kian merajalela dan meresahkan warga Probolinggo. Sabtu pagi (25/7), begal beraksi di ruas jalan dekat Dam 8, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Kawanan begal yang ada sekitar 6 orang dengan membawa senjata tajam, merampas motor Honda Scoopy milik Imam, 30 warga Dusun Krajan, Desa Satreyan, Kecamatan Maron.
Korban sendiri sempat pingsan dipukul kawanan pelaku sebelum ditolong warga sekitar.
Aksi pembegalan itu sendiri terjadi sekitar pukul 05.00. Pagi itu, korban yang sehari-harinya bekerja di Pasar Maron sebagai tukang selep daging, hendak berangkat kerja.
Imam naik motor Honda Scoopy berwarna merah. Seperti biasanya, dari rumah ia berangkat melintasi ruas jalan Desa Satreyan - Desa Gerongan - Desa Brabe lalu tembus ke Pasar Maron.
Sesampainya di ruas jalan dam delapan Desa Brabe. Korban diduga dibuntuti oleh enam orang yang berboncengan menggunakan tiga motor.
Sesampainya di TKP yang merupakan jalan sepi, korban dipepet kemudian dipukul kepalanya.
Kerasnya pukulan itu membuat korban pingsan lalu jatuh dari motor. Mengetahui korban tak berdaya pelaku kemudian membawa kabur motor yang dikendarai korban.
“Korban merupakan warga Dusun Krajan. Setiap hari memang lewat jalan itu (ruas jalan Desa Brabe, Red). Karena itulah tak menyadari jika dibuntuti pelaku begal. Pelaku kemudian memukul kepala dari belakang,” kata Sekretaris Desa Satreyan Antoni, Minggu (26/7).
Korban yang pingsan kemudian ditemukan oleh warga yang melintas. Warga mengetahui jika korban adalah tukang selep daging di Pasar Maron.
Curiga telah menjadi korban aksi begal kemudian warga membawanya ke Puskesmas Maron untuk mendapatkan pertolongan medis.
Saat itulah korban mengaku bahwa dirinya menjadi korban begal dan motor Scoopy miliknya sudah dibawa kabur pelaku.
“Ketika pingsan korban ditolong oleh warga. Motornya dibawa kabur oleh pelaku,” ucapnya. (ar/mie)
Editor : Muhammad Fahmi