BANYUANYAR, Radar Bromo-Aksi kejahatan jalanan di Probolinggo masih belum reda! Sepanjang Juli saja, tercatat ada empat kali aksi begal yang terjadi di Probolinggo. Rentang waktunya juga begitu dekat.
Terbaru, aksi begal motor terjadi di jalan Los Malang, Dusun Polai, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar Selasa pagi (21/7). Korbannya adalah Mariyani, 42, warga Dusun Alas, Desa Liprak Kidul, Kecamatan setempat.
Karyawati pabrik rokok Sampoerna Kraksaan ini dibegal saat berangkat bekerja. Korban terpaksa menyerahkan motor Honda Beat yang dikendarainya, setelah pelaku mengacungkan celurit dan mengancamnya.
Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini terjadi sekitar pukul 04.40. Saat itu Mariyani hendak berangkat bekerja mengendarai motor Honda Beat warna merah hitam bernomor polisi N 6320 NI. Mariyani diantar oleh anak perempuannya Aliyani, 18, dan ikut serta anak perempuan Mariyani yang masih berusia 7 tahun.
Aliyani yang menyetir motor, kemudian adiknya berada di tengah. Sementara Mariyani berada dibelakang. Mereka berangkat dari rumahnya hendak ke tempat parkir kendaraan penjemputan karyawati pabrik rokok di Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar.
“Memang sudah biasa berangkat pagi. Saya diantar anak perempuan pertama. Saat itu juga ikut adiknya yang masih kelas 1 SD,” kata Mariyani saat ditemui di rumahnya.
Karena telah biasa melewati jalan yang sama, korban tak curiga sedikitpun. Sesampainya di ruas jalan Los Malang, Dusun Polai, Desa Tarokan yang sepi. Melihat ada motor matik mengekor di belakang. Motor ini dikendarai oleh dua pria tak dikenal menggunakan helm.
Korban tetap tidak menaruh curiga. Menganggap orang tersebut adalah pengendara motor yang sedang melintas.
Sesampainya di TKP tiba-tiba motor yang mengekor tersebut menyalip. Seolah-olah melihat siapa yang mengendarai motor dan mencari sasaran. Setelah beberapa meter menyalip. Kemudian motor pelaku putar balik kembali mengekor motor korban.
Pelaku kemudian tancap gas memepet korban. Hingga korban menepi lalu menghentikan motornya. Saat motor berhenti salah satu pelaku yang sebelumnya dibonceng turun dari motor sambil menenteng sebuah celurit.
Pelaku kemudian mendekati korban lalu mengacungkan celurit dan mengancam korban. Korban yang semuanya perempuan langsung ketakutan. Hingga akhirnya menyerahkan motor tersebut. Setelah mendapatkan motor, para pelaku kemudian kabur ke arah timur menuju ruas jalan Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar.
Setelah kejadian tersebut banyak pengendara motor yang melintas. Korban menceritakan jika telah menjadi sasaran aksi pembegalan. Akhirnya korban menghubungi Muhammad Ismail, 45, suaminya yang saat itu berada di rumah. Suami korban kemudian datang lalu membawa istri dan dua anak perempuannya pulang ke rumah.
“Motor yang mau diambil awalnya ditahan oleh anak saya (Aliyani, Red). Saat itulah pelaku memaksa sambil mengangkat celurit yang dipegang. Akhirnya saya memeluk dua putri saya itu. Membiarkan pelaku membawa kabur motor,” ucap Mariyani.
Di sisi lain, Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Banyuanyar. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Banyuanyar langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Upaya tersebut dilakukan untuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti maupun petunjuk yang ada. Serta melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil satu unit sepeda motor hilang dibawa kabur pelaku.
“Saat ini perkara masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat beraktivitas pada jam-jam rawan,” tuturnya.
Aksi Begal di Probolinggo yang Terjadi Sepanjang Juli 2026
1. Senin (6/7) pagi, Eka Jamiati yang merupakan bidan Desa Blado Kulon, dibegal di Jalan Curah Bubur, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Motor Honda Scoopy milik korban dibawa kabur.
2. Kamis (9/7) dini hari, M Safiyudin yang seharinya pedagang tempe dibegal di depan Makam Tionghoa, Jalan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Motor Honda Beat Nopol N 3930 RB diambil.
3. Selasa (14/7) siang, Siti Rofi'ah, 20, warga Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, dibegal di perbatasan Desa Blado Kulon-Desa Tegalmojo, Korban mau menjemput adiknya sekolah dan harus kehilangan motor Honda Vario Hitam bernopol N 4146 MY.
4. Selasa (21/7) pagi, Mariyani, 42, warga Dusun Alas, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, dibegal di Jalan Los Malang, Dusun Polai, Desa Tarokan. Motor Honda Beat bernomor polisi N 6320 NI raib dibawa pelaku.
(ar/fun)
Editor : Abdul Wahid