
MAYANGAN, Radar Bromo-Kasus dugaan pelemparan bondet di Mayangan yang menyeret delapan pemuda di Kota Probolinggo, terus berkembang.
Setelah diamankan dalam perkara pelemparan bondet terhadap Muhammad Toni, 23, para terlapor kembali dilaporkan atas dugaan tindak pidana penganiayaan.
Kali ini laporan datang dari Rini Maya, 42, warga Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan.
Ia meminta kepolisian menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap putranya yang berinisial AS, 17. Tindak pidana itu dilakukan para terlapor Mei 2026 lalu.
“Saat itu anak saya sedang beli-beli di Jalan Raya Lumajang sepulang dari latihan e-sport. Tiba-tiba didekati para pemuda dan dipukul, bahkan dibacok pada bagian kepala dan bahu," ujar Rini.
Selain terluka, motor korban juga sempat dibawa para pelaku. Beruntung, kunci kontaknya masih di tangan korban, sehingga motornya tidak dapat dinyalakan. “Akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh mereka," ujarnya.
Rini mengaku, sebenarnya telah melapor ke Polres Probolinggo Kota, tidak lama setelah kejadian.
Ia juga telah menyerahkan sejumlah barang bukti. Termasuk hasil visum korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
“Tapi belum dipanggil sampai sekarang. Setelah ada kasus pelemparan bondet kemarin, saya melihat para pelaku ternyata orang yang sama dengan yang menganiaya anak saya. Karena itu, saya datang lagi berharap kali ini para pelaku bisa ditindak tegas," katanya.
Diketahui, Polsek Mayangan bersama Satreskrim Polres Probolinggo Kota mengamankan delapan pemuda dari sebuah basecamp di Jalan Raya Lumajang, Kota Probolinggo.
Penangkapan dilakukan setelah tiga orang di antaranya diduga melempar bondet terhadap Muhammad Toni di Jalan Ikan Tengiri, Kelurahan/Kecamatan Mayangan.
Polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam di lokasi penangkapan. Para terduga juga mengakui dua kali melakukan pelemparan bondet pada malam yang sama. Yakni, di Jalan Raya Lumajang dan Jalan Ikan Tengiri.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Tapi, insyaallah besok atau lusa akan ada tersangkanya,” ujar Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi