WINONGAN, Radar Bromo – Penyidikan kematian Nurami, 79, warga Dusun Talang RT 3/RW 2, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, terus dilakukan.
Hingga kini, polisi telah memeriksa tujuh saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal.
Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi masih terus dilakukan bersama Satreskrim Polres Pasuruan.
Keterangan para saksi dikumpulkan untuk mengungkap kronologi kejadian sekaligus mengidentifikasi pelaku.
"Saat ini, kami bersama tim dari Polres masih mengumpulkan bahan keterangan dan memeriksa saksi-saksi. Kurang lebih sudah tujuh saksi yang kami mintai keterangan. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap," ujarnya.
Di sisi lain, pemeriksaan awal terhadap jasad korban menemukan sejumlah luka yang mengarah pada dugaan penganiayaan.
Korban yang juga dukun pijat bayi itu mengalami luka di wajah, kepala sebelah kanan, serta memar di dada. Meski demikian, polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematiannya.
"Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka pada wajah, kepala sebelah kanan, serta memar di dada. Berdasarkan temuan itu, dugaan sementara mengarah pada penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil visum," jelas Nanang.
Selain memeriksa saksi, polisi juga mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut ditelusuri untuk mencari petunjuk terkait pria tak dikenal yang disebut sempat datang ke rumah korban sebelum peristiwa terjadi.
"Untuk rekaman CCTV masih kami dalami," imbuhnya.
Nurami atau Mbok Mi ditemukan meninggal di kamar rumahnya, Rabu (15/7) sekitar pukul 10.45. Sejumlah kejanggalan ditemukan dalam peristiwa itu.
Di antaranya, gelang dan kalung emas yang biasa dikenakan korban hilang. Saat olah TKP, petugas menemukan satu gelas berisi sisa kopi di meja ruang tamu yang diduga merupakan suguhan korban kepada tamu sebelum kejadian.
Selain itu, dua tetangga korban yakni Alimah, 46 dan Nadiroh, 53, mengaku melihat seorang pria tak dikenal datang ke rumah Mbok Mi (panggilan korban) sebelum korban ditemukan meninggal.
Pria itu bahkan datang dua kali dengan mengendarai Honda PCX putih, mengenakan jaket kulit hitam, helm hitam, dan masker. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi