Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pembunuhan Pria asal Grati di Pantai Permata Probolinggo: Tersangka Emosi Diraba dan Sakit Hati dengan Ucapan Korban

Inneke Agustin • Jumat, 17 Juli 2026 | 18:35 WIB

 

TEMAN DEKAT KORBAN: AN, 32, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, tersangka kasus pembunuhan terhadap Samsul Arifin di Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, dikeler petugas Polres Probolinggo Kota, Jumat (17/7). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
TEMAN DEKAT KORBAN: AN, 32, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, tersangka kasus pembunuhan terhadap Samsul Arifin di Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, dikeler petugas Polres Probolinggo Kota, Jumat (17/7). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

 

KADEMANGAN, Radar Bromo-Pembunuhan pria asal Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan yang mayatnya ditemukan di dekat Pantai Permata telah terungkap.

Lalu apa motif pelaku menghabisi dengan keji korban Samsul Arifin, 36?

Ternyata sakit hati dan ekonomi jadi motif yang melatar belakangi pembunuhan itu.

Samsul ternyata dihabisi oleh temannya sendiri yang berinisial AN, 32, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan.

Diketahui tersangka merupakan teman yang baru dikenal korban empat bulan lalu melalui sosial media.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menyampaikan, motif pembunuhan ini diduga dipicu rasa sakit hati dan faktor ekonomi yang mendorong tersangka akhirnya menguasai harta benda korban.

Baca Juga: Mayat di Dekat Pantai Permata Probolinggo Warga Grati Pasuruan: Pamit Jual Timba, Janjian COD dengan Teman di TikTok

Rico juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil lidik dan sidik, tersangka mengaku sebelum kejadian keduanya memang sempat janjian bertemu di Terminal Bayuangga.

“Setelah bertemu, keduanya berboncengan menggunakan motor korban menuju Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, hingga malam hari,” terangnya.

Menurut pengakuan tersangka, ia tega melakukan hal tersebut karena tersulut emosi.

Hal ini lantaran korban diduga beberapa kali melakukan tindakan yang tak senonoh terhadap tersangka seperti memeluk, meraba, dan mencium leher tersangka dari belakang saat berboncengan motor.

Tersangka AN sendiri tercatat sudah beristri dan sudah memiliki anak.

Baca Juga: Jenazah Laki-Laki tanpa Identitas dengan Sejumlah Luka Ditemukan di Dekat Pantai Permata Probolinggo, Ini Ciri-cirinya

“Sekitar pukul 00.00, keduanya kembali ke Kota Probolinggo dan berhenti di kawasan Pantai Permata. Lokasi ini memang sering digunakan keduanya untuk live sosial media,” ungkap Rico pada pers rilis di Mapolresta Probolinggo, Jumat (17/7).

Korban juga sempat melontarkan kata-kata yang terkesan melecehkan keluarga tersangka.

Naik pitam, tersangka AN lantas mengambil palu yang berada di dalam bagasi motor korban. Tanpa pikir panjang, tersangka menghantam kepala korban dengan palu berulang kali hingga korban terjatuh.

“Lalu dia (tersangka, Red) mencekik leher korban sampai tak berdaya. Belum berhenti di sana, tersangka mengambil cutter dari dalam tas korban dan menyanyat bagian mulut serta leher korban,” terangnya.

Setelah memastikan korban tewas, tersangka menyeret jasad korban sekitar 50 meter ke arah ladang yang kemudian menjadi lokasi penemuan jenazah pada Sabtu (4/7).

Diberitakan sebelumnya, jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Samuji, 60, warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan.

Samuji melihat jenazah Samsul tergeletak di lahan kosong.  Adanya luka tak wajar, membuat pihak kepolisian lantas melakukan otopsi terhadap jenazah korban. (gus/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
pembunuhan sakit hati Pilang probolinggo pantai permata