WINONGAN, Radar Bromo–Misteri tewasnya Nenek Nurami, 80, petani sekaligus tukang pijat bayi asal Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, mulai menemukan titik terang.
Berdasarkan penelusuran fakta di lapangan, aksi kriminal yang menyebabkan korban tewas bersimbah darah dan kehilangan perhiasannya itu diduga kuat telah direncanakan dengan matang oleh pelaku.
Sejumlah kesaksian warga di sekitar lokasi kejadian mengarah pada pergerakan mencurigakan seorang pria sebelum jasad korban ditemukan.
Terduga pelaku diketahui memiliki ciri-ciri fisik bertubuh tinggi dan besar. Warga sempat melihat pria tersebut mengendarai sepeda motor matik jenis Honda PCX berwarna putih.
Menurut keterangan warga sekitar, terduga pelaku terlihat sempat mondar-mandir atau wira-wiri sebanyak dua kali menuju rumah korban.
Bahkan, seorang warga sempat memergoki pria tersebut sedang memakaikan masker ke wajahnya saat berada di sebuah gang kecil yang tak jauh dari akses menuju rumah korban.
"Pelaku seperti sudah tahu persis situasi rumah dan kebiasaan korban. Dia tampaknya sengaja menunggu momen saat korban baru saja pulang dari sawah," ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dugaan bahwa aksi ini merupakan pembunuhan berencana semakin menguat lantaran eksekusi dilakukan saat kondisi rumah korban sedang sepi.
Tidak hanya itu, pelaku dinilai sangat cerdik memanfaatkan situasi sekitar. Eksekusi sadis tersebut berlangsung bersamaan dengan adanya jadwal pemadaman listrik di wilayah setempat.
Akibat pemadaman listrik tersebut, sejumlah kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di jalan-jalan kampung dalam kondisi mati total.
Hal ini membuat terduga pelaku leluasa melancarkan aksinya tanpa khawatir pergerakannya terekam kamera pemantau.
"Pelaku ini sepertinya tahu kondisi, terutama saat pemadaman. Info pemadaman listriknya pun sejak kemarin sudah menyebar," tambah warga tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Pasuruan dan Polsek Winongan masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna memburu pelaku.
Polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah alat bukti lain dan memeriksa saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) demi mengungkap motif asli di balik kejadian tragis yang menggegerkan warga Winongan Kidul ini. (ube/mie)
Editor : Muhammad Fahmi