PASURUAN, Radar Bromo - Kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pelajar di Kota Pasuruan, terus didalami. Sepekan berlalu, para pelaku belum tertangkap. Bahkan, identitasnya masih misterius.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, korban dalam kasus ini seorang pelajar warga Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, berinisial RA, 17. Namun pelapor dalam kasus ini adalah teman korban berinisial SA. “Kasusnya masih didalami,” ujarnya, Sabtu (12/7).
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (7/7), sekitar pukul 21.00. Saat itu, RA berboncengan dengan rekannya yang juga pelajar, RI, 16. Ia merupakan pemilik sepeda motor Honda Vario 125 putih.
Mereka baru pulang berbelanja bahan masakan. Dalam perjalanan, RI sempat menghentikan motornya di pinggir jalan. Namun sekitar lima menit kemudian, datang dua orang tak dikenal berboncengan menggunakan sepeda motor.
Salah satunya menodongkan pisau kepada RA dan RI, sambil menanyakan kunci kontak sepeda motornya. Ketakutan, mereka menunjukkan letak kunci di dasbor kiri. Pelaku kemudian mengambil kunci itu dan membawa kabur motor korban.
Setelah kejadian, korban bersama RI pulang dan memberitahukan kepada SA. Sekitar pukul 23.00, SA melaporkan ke SPKT Polres Pasuruan Kota. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 13 juta.
Sejauh ini identitas para pelaku masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk mengungkapnya. (zen/rud)
Editor : Fahreza Nuraga