Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Motor Beat Dicuri, Korban Kejar Pelaku Curanmor, Pemilik Motor Warga Tutur Pasuruan Meninggal Tabrakan dengan Pelaku

Rizal Syatori • Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB
TKP: Petugas menunjukkan lokasi tabrakan maut di Tutur, Kabupaten Pasuruan.
TKP: Petugas menunjukkan lokasi tabrakan maut di Tutur, Kabupaten Pasuruan.

 

TUTUR, Radar  Bromo–Apes dialami Doni Nizar Santoso, 34. Warga Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan itu meninggal dalam kecelakaan saat mengejar pelaku yang membawa kabur motor miliknya.

Pencurian sekaligus kecelakaan tersebut terjadi Rabu (24/6) sekitar pukul 17.45.

Pencurian bermula dari rumah korban di Dusun Sugro, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur. Sementara kecelakaan terjadi di jalan raya Desa Tutur.

Saat itu, selepas magrib, korban memarkir motor Honda Beat Nopol N 2909 TBN miliknya di teras rumah.

Lalu datang tiga orang terduga pelaku dengan berboncengan satu unit motor Honda Scoopy warna hitam.

Salah satu di antara ketiganya turun dari motor dan langsung membawa kabur Honda Beat milik korban. Sementara dua pelaku lainnya menunggu di atas motor yang digunakan sebagai sarana beraksi.

“Rupanya, korban mengetahui motornya dicuri. Ia pun segera mengambil motor milik saudaranya. Kemudian mengejar pelaku yang membawa kabur motornya,” terang Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati.

Baca Juga: Hindari Hewan Lalu Terjatuh dari Motor, Pria Asal Kayukebek di Tutur Pasuruan Alami Luka-luka

Pengejaran berlangsung hingga ke jalan raya Desa Tutur. Di lokasi inilah kecelakaan terjadi.

"Sesampai di jalan raya Desa Tutur, motor yang dikendarai korban dan motor milik korban yang dikendarai pelaku bertabrakan. Selanjutnya, motor milik korban yang dikendarai pelaku menabrak mobil Daihatsu Grand Max dari arah berlawanan," jelasnya.

Benturan keras mengakibatkan korban terjatuh di badan jalan. Saat warga mendatangi lokasi kejadian, korban ditemukan tergeletak di aspal dalam kondisi berlumuran darah.

Sementara itu, pelaku yang mengendarai motor korban juga terjatuh. Namun kemudian bisa bangun. Dengan kondisi kaki pincang, pelaku berusaha melarikan diri.

Dua warga yang berada di lokasi sempat mengamankan pelaku tersebut untuk mempertanggungjawabkan kecelakaan yang terjadi.

Namun situasi berubah ketika dua pria yang diduga rekan pelaku datang ke lokasi kejadian menggunakan motor Honda Scoopy hitam. Keduanya juga mengenakan masker.

Menurut Kapolsek, kedua orang tersebut mengaku sebagai keluarga dari pria yang diamankan warga. Warga pun percaya saja.

"Warga tidak tahu bahwa orang yang sempat diamankan itu pelaku curanmor. Dari TKP laka, satu orang pelaku dengan kondisi kaki pincang dibawa kedua temannya berboncengan motor. Menuju arah turun ke Desa Ngembal," bebernya.

Di sisi lain, korban yang luka berat segera dievakuasi menuju Puskesmas Nongkojajar untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan dari TKP kecelakaan menuju Puskesmas Nongkojajar," terang Kapolsek Nongkojajar.

Sesampainya di Puskesmas Nongkojajar, petugas mendapati korban telah meninggal. Jenazah korban lantas dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarga untuk dimakamkan.

Pada malam yang sama, polisi juga mengevakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Motor milik korban yang sempat dicuri serta kendaraan lain yang terlibat kecelakaan diamankan ke Polsek Nongkojajar sebagai barang bukti.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, terduga pelaku pencurian berjumlah tiga orang laki-laki. Ketiganya mengenakan hoodie berwarna hitam, masker, dan menggunakan motor matik Honda Scoopy warna hitam.

Hingga saat ini, ketiga pelaku belum berhasil ditangkap. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran untuk mengungkap identitas serta keberadaan mereka.

"Kasusnya saat ini dalam lidik, pelakunya berjumlah tiga orang belum terungkap dan masih pengejaran," kata Mantan Kanitreskrim Polsek Pandaan tersebut. (zal/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan #pasuruan #Honda beat #curanmor #Tutur