NGULING, Radar Bromo- Penyidikan kasus pencurian empat ekor sapi milik Hunen, 36, warga Desa Kapasan, Kecamatan Nguling, terus bergulir. Setelah sebelumnya Polres Pasuruan Kota memastikan telah mengantongi identitas pelaku, kini penyidik terus memperkuat alat bukti sebelum melakukan penangkapan.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Dhecky Tjahyono Tri Yoga mengatakan, pengungkapan kasus pencurian hewan ternak memiliki tingkat kesulitan tersendiri dibanding kasus pencurian kendaraan bermotor. Pelacakan sapi hasil curian tidak semudah melacak kendaraan yang memiliki nomor rangka, nomor mesin, maupun dukungan rekaman CCTV dan teknologi digital lainnya.
“Kalau kasus pencurian sapi memang agak berbeda. Kami banyak mengandalkan informasi masyarakat dan koordinasi antarwilayah. Biasanya proses identifikasi hewan ternak lebih banyak dilakukan melalui informasi dari warga, perangkat desa, hingga kepala desa,” ujarnya.
Dalam kasus di Nguling, koordinasi cepat antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting. Karena itu, empat ekor sapi berhasil diamankan sebelum sempat dipindahkan lebih jauh oleh para pelaku.
Sejumlah petunjuk dan informasi lapangan telah dikumpulkan penyidik. Mulai dari keterangan saksi, pola pergerakan pelaku, hingga hasil penyelidikan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan jaringan pencurian ternak tersebut.
“Penyelidikan masih berjalan. Kami terus mengumpulkan alat bukti dan memperkuat konstruksi perkara. Identitas yang mengarah kepada pelaku sudah ada dan sedang kami dalami lebih lanjut,” kata Dhecky.
Ia menjelaskan, dalam beberapa kasus kejahatan konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor, polisi dapat lebih cepat mengembangkan penyelidikan melalui rekaman CCTV, pelacakan komunikasi, maupun petunjuk digital lainnya.
Namun untuk kasus pencurian ternak, metode yang digunakan berbeda karena pelaku biasanya memanfaatkan jalur-jalur pedesaan dan area perkebunan yang minim pengawasan.
Aksi pencurian ini terjadi Kamis (28/5) dini hari di Desa Dandanggendis, Kecamatan Nguling. Sebelumnya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly memastikan telah mengantongi identitas pelaku. Kini, tinggal melakukan langkah penangkapan terhadap para terduga. (zen/rud)
Editor : Fahreza Nuraga