KRUCIL, Radar Bromo-Aksi kejahatan jalanan belum mereda di Kabupaten Probolinggo. Minggu (14/6) malam lalu, dugaan aksi pembegalan terjadi di ruas jalan Dusun Nangkaan, Desa Betek, Kecamatan Krucil.
Beruntung korban berhasil kabur setelah melakukan perlawanan pada terduga pelaku.
Aksi kejahatan jalanan ini terjadi sekitar pukul 21.15. Malam itu korban yang diketahui bernama Asnam, warga Desa Maron Timur, Kecamatan Maron melintas di ruas jalan Dusun Nangkaan. Jalan ini merupakan akses utama Desa Betek, Kecamatan Krucil.
Korban mengendarai motor Honda Supra X 125 melaju sendirian. Saat melintas di sana, kondisi ruas jalan begitu sepi. Hingga di tengah perjalanan, korban kemudian dihadang oleh terduga begal.
Korban tentu saja panik hingga akhirnya tancap gas kabur dari pelaku. Akibatnya, korban terjatuh di ruas jalan dekat pemukiman warga. Kejadian ini kemudian menyebar luas di pesan berantai WhatsApp dan Facebook.
“Kejadiannya malam hari, ruas jalan itu (Dusun Nangkaan, Red) kalau malam memang sepi,” kata Agus, 37, warga Desa Betek.
Saat terjatuh, warga sekitar segera melakukan pertolongan terhadap korban. Karena penasaran warga kemudian bertanya apa yang sebenarnya terjadi.
Korban yang saat itu masih terlihat shock mengaku bahwa dirinya baru saja dihadang oleh dua orang tak dikenal yang diduga merupakan kawanan begal.
Tak ingin motornya raib, korban kemudian ngebut kabur dari terduga begal tersebut. Sehingga begal tak sempat mengambil motor yang dikendarai korban.
“Untuk kejadian belum bisa dipastikan benar terjadi percobaan begal apa tidak. Tapi kejadian tersebut memang sempat ramai,” bebernya.
Kapolsek Krucil Iptu Ahmad Jamil saat dikonfirmasi mengatakan, petugas mendapatkan kabar dugaan aksi pembegalan.
Malam itu juga petugas segera mendatangi lokasi kejadian. Sayangnya saat petugas sampai di lokasi situasi sudah sepi. Tidak ada kerumunan warga.
Namun petugas tetap menghimpun informasi dari warga sekitar. Hasil sementara korban diduga menjadi sasaran aksi pembegalan tetapi berhasil melarikan diri.
“Kami sudah datangi TKP. Informasi yang diperoleh masih kami dalami. Korban sampai saat ini masih belum melapor dan kendaraan tidak berhasil dibawa terduga pelaku,” tuturnya. (ar/fun)
Editor : Muhammad Fahmi