Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pengakuan Mengejutkan Siswi MTs di Sukorejo yang Ditusuk Teman Sebangku: Korban Pulang dari RS, Terduga Masih di RSJ

Rizal Syatori • Senin, 8 Juni 2026 | 14:50 WIB

 

Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/smolaw11)
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/smolaw11)

 

SUKOREJO, Radar Bromo – DM, 15, siswi korban penusukan mengakui memang sering mem-bully terduga pelaku ASF, 14. Bullying itu bahkan sudah dilakukannya setahun terakhir pada ASF.

Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Achmad Syaiffudin menyatakan, hal ini diakui korban saat pemeriksaan oleh petugas. Korban menurutnya, sudah keluar dari rumah sakit dan saat ini menjalani rawat jalan.

Karena itu, petugas mulai memeriksa korban. Namun karena masih menjalani rawat jalan, korban diperiksa di rumahnya di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. 

"Korban dan terduga pelaku ini duduk sebangku. Berdasarkan pengakuan korban, memang dia sering mem-bullly terduga pelaku selama setahun terakhir. Baik secara fisik dan juga melalui medsos," lanjutnya

Adapun ASF, belum ditetapkan sebagai tersangka sampai saat ini. Kasus itu, menurut Syaiffudin, masih tahap lidik, belum naik ke penyidikan.

Baca Juga: Pulang Sekolah, Siswi MTs di Sukorejo Pasuruan Ditusuk Teman Sendiri, Terduga Pelaku Diduga Kerap Di-Bully Korban

"Terduga pelaku belum kami tetapkan tersangka, sedangkan korban sudah diperiksa penyidik di rumahnya. Kasus ini masih tahap penyelidikan," ujarnya.

Saat ini, ASF masih menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang.

Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologisnya, menyusul pengakuannya yang berniat untuk bunuh diri.

Syaiffudin menjelaskan, kondisi ASF saat ini stabil. Namun tetap harus diobservasi untuk memastikan kesehatan mental dan psikologisnya.

"Ini dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologi terduga pelaku karena kondisi psikologisnya terganggu. Pengakuan dari yang bersangkutan saat diperiksa psikologinya, ada maksud ingin bunuh diri," terangnya.

Proses observasi ASF di RSJ Lawang sudah berlangsung beberapa hari dan masih terus berlanjut. Pihak kepolisian belum dapat memastikan berapa lama ASF akan berada di RSJ.

Syaiddudin mengungkapkan, kasus ini masih terus diselidiki dengan fokus ganda. Yaitu, menindaklanjuti laporan penusukan oleh terduga pelaku ASF.

Juga memastikan kondisi psikologis terduga pelaku pulih sebelum langkah hukum lebih lanjut diambil.

Sebagai informasi, penusukan pada DM terjadi Selasa (26/5) sekitar pukul 12.30 di pinggir jalan Dusun Sengkan, Desa/Kecamatan Sukorejo.

Korban ditusuk ASF dengan pisau saat berjalan kaki pulang sekolah dari sebuah MTs di Sukorejo.

Korban mengalami empat luka tusuk yaitu tiga di dada dan satu di punggung. DM sempat menjalani rawat inap di rumah sakit dan kini melanjutkan rawan jalan.

Ada pun terduga pelaku berdasarkan pemeriksaan petugas, sudah merencanakan penusukan itu. Terbukti, pisau yang dipakai adalah pisau daging yang dibawa terduga pelaku dari rumahnya. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#siswi mts #bully #pasuruan #rsj #Sukorejo