SUKOREJO, Radar Bromo -Suasana khusyuk ziarah kubur, berubah menjadi insiden tak mengenakkan bagi Andriani, 46, warga Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Niat tulusnya untuk mendoakan almarhum sang ayah di pusara, justru berujung hal tak mengenakkan. Sepeda motor Honda Scoopy kesayangannya, raib digondol maling.
Kejadian tersebut berlangsung Kamis (4/6). Saat itu, Andriani mendatangi makam keluarga di Dusun Suwayuwo Kulon Embong, sekitar pukul 10.25.
Sebelum melangkah masuk ke area pemakaman dengan membawa bunga nyekar, ia telah memastikan motor berwarna cokelat hitam bernopol N 3937 TAL miliknya, sudah dikunci setir di depan pintu masuk.
Di depan pusara sang ayah, ibu, dan anak ini larut dalam doa yang khidmat.
Namun momen penuh haru tersebut, dimanfaatkan terduga pelaku untuk beraksi.
Andriani mengenang, ia sempat melihat pria asing bertopi, bermasker, dan berkaus abu-abu yang mondar-mandir dengan gelagat mencurigakan di dekat motornya sejak ia tiba.
Kecurigaan itu menjadi kenyataan pahit saat keduanya melangkah keluar makam untuk bersiap pulang.
Karena tempat parkir di depan pintu makam itu sudah kosong melongpong. Motor yang biasa menemaninya sehari-hari, telah dibawa kabur oleh terduga pelaku.
Dengan perasaan campur aduk, Andriani terpaksa menyusuri jalan menuju Polsek Sukorejo siang itu juga, untuk melaporkan kemalangan yang menimpanya.
Kapolsek Sukorejo, AKP Devi Afiyanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam, untuk melacak pelaku.
"Korban sudah laporan ke polsek, kasusnya masih dalam lidik," katanya singkat. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi