Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gagal Untung Malah Buntung: Pengusaha Perlengkapan Pesta di Kota Pasuruan Terima Order Fiktif, 170 Kursi Sewa Amblas

Fuad Alyzen • Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:52 WIB
HILANG: Ratusan kursi persewaan milik Ikhwan Arif, 40, sempat dikirim ke sebuah gedung di Tembokrejo, Rabu (20/5) malam. Namun, ratusan kursi itu hilang pada Kamis (21/5) pagi.
HILANG: Ratusan kursi persewaan milik Ikhwan Arif, 40, sempat dikirim ke sebuah gedung di Tembokrejo, Rabu (20/5) malam. Namun, ratusan kursi itu hilang pada Kamis (21/5) pagi.

 

BUGUL KIDUL, Radar Bromo - Modus pemesanan fiktif kembali memakan korban di Kota Pasuruan. Sebanyak 170 kursi milik usaha persewaan perlengkapan pesta milik Ikhwan Arif, 40, hilang.

Ratusan kursi itu hilang setelah dikirim ke sebuah gedung di Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, untuk kegiatan donor darah yang ternyata tidak pernah ada. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 42 juta.

Peristiwa bermula saat warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul itu menerima pesanan dari seseorang bernama Hardiansyah pada Rabu (20/5) sore.

Pemesan meminta ratusan kursi untuk kegiatan sosial donor darah selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (22-23/5).

Karena pesanan datang mendadak, pengiriman kursi dilakukan malam itu juga pukul 21.00. Seluruh kursi kemudian ditata di dalam gedung sesuai arahan pemesan.

Kecurigaan muncul keesokan paginya. Pengelola gedung menghubungi korban dan menyampaikan bahwa tidak ada agenda donor darah atau kegiatan lain di lokasi tersebut.

Ikhwan pun mendatangi gedung untuk memastikan kondisi barangnya. Namun saat tiba di lokasi, seluruh kursi sudah hilang. “Waktu dicek ke gedung, kursinya sudah hilang semua,” ujarnya.

Baca Juga: Awas, Penipuan Diming-imingi Bansos Ujung-ujungnya Motor Digondol Kembali Terjadi di Probolinggo, Kenali Modusnya

Korban lalu menelusuri rekaman CCTV milik warga sekitar. Dari rekaman itu terlihat dua pikap datang ke lokasi pada Kamis (21/5) sekitar pukul 06.51.

Salah satunya berwarna putih. Diduga, kursi-kursi tersebut diangkut secara bertahap menggunakan dua pikap itu.

 “Dari CCTV terlihat ada dua pikap yang mengambil kursi. Yang satu terlihat membawa kursi, satunya lagi ditutup terpal,” katanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 42 juta. Dia langsung melapor ke pihak kepolisian pada Kamis siang.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi membenarkan laporan tersebut. Menurut dia, petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal.

“Korban sudah datang ke Polresta untuk melapor. Anggota juga sudah ke TKP. Namun laporan masih belum lengkap karena korban masih melengkapi alat bukti,” jelasnya. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kursi sewa #pasuruan #purworejo #order fiktif