TUTUR, Radar Bromo– Ervira Devi Rismawanti, 23 sejatinya bukan satu-satunya korban begal motor di jalan raya Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu lalu (2/5).
Sebelum gadis asal Prasung, Buduran, Kabupaten Sidoarjo itu dibegal saat dalam perjalanan ke Bukit Premium, terdapat premotor lain yang dibegal oleh dua pelaku yang sama.
Hal itu terungkap usai Jatanras Polda Jatim berhasil membekuk dua pelaku begal sadis yang membacok korbannya itu.
Dua begal sadis itu yakni berinisial JF, 19 dan SAS, 25. Keduanya ternyata warga setempat, Desa Ngembal.
Kanit I Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Iptu Ario Senopati menjelaskan, korban merupakan sasaran yang ketiga hari itu.
Dua sasaran sebelumnya berhasil kabur setelah dipepet oleh para pelaku.
”Modusnya pelaku ini menekan korban. Dipepet kemudian diperintahkan berhenti, korban tidak mau, akhirnya ditebas bagian bahu,” ujar Ario.
Dalam menjalankan aksinya tersebut kedua pelaku saling berbagi peran.
”JF dia sebagai jokinya. Kemudian si SAS berperan sebagai eksekutornya, sebagai pembacoknya,” terangnya.
Tidak hanya sekali ini beaksi. Keduanya tercatat telah beraksi sebanyak enam kali. Empat kali beraksi di Kabupaten Maluku serta dua kali beroperasi di Kabupaten Pasuruan.
“Dalam kasus ini mereka berdua dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, agenda Ervira Devi Rismawanti, 23 dan sejumlah temannya berwisata di Bukit Premium Bromo Pasuruan berujung tragedi. Arek Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo itu dibegal.
Tak hanya kehilangan motor matik Honda Scoopy. Gadis itu juga mengalami luka bacok di tangannya.
Aksi pembegalan itu terjadi Sabtu (2/5) pagi. Lokasi pembegalannya di jalan raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan
Senin (4/5) tim Jatanras Polda Jatim berhasil membekuk dua pelaku begal itu di lokasi dan tempat yang berbeda. (leh/JawaPos/mie)
Editor : Muhammad Fahmi