MAYANGAN, Radar Bromo - Warga Kota Probolinggo, harus benar-benar waspada dalam menaruh barang-barangnya. Lengah sedikit, bisa raib. seperti dialami Ninik Andriani, 45, warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Jumat (1/5) pagi, sepeda motornya, Yamaha Filano hitam, raib ketika ditinggal mengecek duit di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Lokasinya Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, sekitar pukul 06.30.
“Karena masih pagi, kondisi sekitar masih sepi. Toko di sekitar juga masih tutup. Kemungkinan ibu sudah diikuti dari jauh,” ujar putra korban, Taufik, 25.
Sesampai di lokasi, korban memarkirkan motornya di depan ATM. Ia beranjak menuju bilik ATM.
“Di dalam, ibu baru sadar kalau kalau dompet dan kartu ATM-nya tertinggal di dasbor motor,” ujarnya.
Tak hanya dompet dan kartu ATM, handphone dan kontak motor juga tertinggal di dasbor. Korban segera kembali ke motor untuk mengambilnya. Nahas, saat kembali ke lokasi parkir, motornya sudah raib.
“Cepat sekali kejadiannya. Kurang dari satu menit, motor sudah hilang. Kontak motor juga menempel di dompet itu, jadi kemungkinan langsung dibawa pelaku,” jelasnya.
Korban tidak sempat melihat ciri-ciri pelaku maupun arah pelariannya. Atas kejadian ini, Taufik menafsirkan mengalami kerugian hingga Rp 33 juta. Sabtu (2/5), kasus ini dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota.
Keluarga korban juga masih berupaya mengumpulkan bukti tambahan berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Mereka berharap motor korban segera ditemukan, mengingat kendaraan itu sangat menunjang aktivitas sehari-hari keluarga.
“Motor itu dipakai ibu untuk kerja laundry, antar-jemput pesanan, juga untuk antarjemput adik. Harapannya, bisa segera ditemukan dan pelaku juga dihukum agar tak berulah lagi,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga