PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pencegahan tindak kriminal dilakukan di Kota Probolinggo. Patroli skala besar digelar dengan menyasar sejumlah titik rawan, Selasa (28/4) malam.
Personel gabungan diturunkan dalam patrol itu. Mulai Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820/Probolinggo, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan setempat.
Kabid Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pengembangan Kapasitas SDM Satpol PP Kota Probolinggo Angga Budi Pramudya menyampaikan, patroli dilakukan secara intensif dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kejahatan. Khususnya aksi begal.
“Sejumlah lokasi yang menjadi fokus penyisiran kegiatan ini. Sebab, dinilai memiliki potensi kerawanan pada malam hari sehingga perlu pengawasan lebih intensif,” katanya.
Mulai kawasan Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL), Jalan Barito, Jalan Kapuas.
Juga Jalan Mastrip di sekitar area makam Tionghoa atau biasa disebut kuburan Cina.
Selama kegiatan itu, petugas menghentikan sekitar 15 pengendara sepeda motor untuk diperiksa.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan pengendara serta pengecekan barang bawaan, termasuk bagian dalam jok kendaraan.
“Kami melakukan pemeriksaan secara selektif untuk memastikan tidak ada warga yang membawa barang berbahaya, terutama senjata tajam,” ujar Angga.
Dari hasil patroli tersebut, petugas tidak menemukan adanya pengendara yang membawa senjata tajam maupun barang mencurigakan lainnya. Situasi secara umum terpantau aman dan terkendali.
Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada para pengendara agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas. Mulai dari penggunaan helm hingga membawa kelengkapan berkendara seperti SIM.
“Kami tidak hanya fokus pada pencegahan tindak kriminal tetapi juga mengingatkan masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” jelasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi