Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tegas! Tanggapan Daop 9 Jember Terkait Ada Pegawai Lepas PT KAI yang Terjerat Kasus Peredaran Obat Keras di Pasuruan

Fuad Alyzen • Minggu, 26 April 2026 | 00:32 WIB
Penangakapan salah satu pelaku pengedar obat keras di wilayah Pasuruan.
Penangakapan salah satu pelaku pengedar obat keras di wilayah Pasuruan.

 

PASURUAN, Radar Bromo-Kasus peredaran obat keras di Pasuruan yang menyeret seorang pegawai lepas PT KAI jadi salah satu pelakunya jadi atensi.

PT KAI Daop 9 Jember saat dikonfirmasi menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang terjadi. Termasuk proses hukum pada pegawai lepas yang terlibat kasus ini.


Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menegaskan, perusahaan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib.

Dia memastikan, tindakan oknum tersebut merupakan perilaku personal yang dilakukan di luar aktivitas kedinasan.

"Kami memastikan insiden ini sama sekali tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 9," jelas Cahyo.

KAI Daop 9 Jember pun mengambil langkah cepat untuk memastikan fungsi penjagaan pintu perlintasan tetap berjalan optimal.

Posisi tersangka diganti dengan personil cadangan yang kompeten sebagai bentuk komitmen bahwa keselamatan perjalanan KA adalah prioritas.

Baca Juga: Bongkar Jaringan Pengedar Obat Keras di Pasuruan: 5 Tersangka Ditangkap, Salah Satunya Pegawai Lepas KAI

"KAI Daop 9 Jember mendukung penuh transparansi proses hukum. Kami tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk perbuatan melawan hukum, terutama yang berkaitan dengan zat terlarang yang dapat mencederai nilai-nilai perusahaan," tegasnya.

Sebagai upaya nyata untuk memastikan lingkungan kerja yang bersih dan profesional, KAI Daop 9 Jember terus memperkuat pengawasan internal.

Salah satunya melalui pemeriksaan rutin dan pemantauan berkala terhadap seluruh petugas garda terdepan. 

“Perusahaan juga mengintensifkan program pembinaan karakter serta penguatan nilai-nilai integritas bagi seluruh petugas,” katanya.

Termasuk mempererat sinergi dengan instansi terkait dalam menyosialisasikan bahaya narkoba secara konsisten.

Tujuannya, memastikan setiap insan KAI tetap fokus pada tugas mulia melayani masyarakat dengan selamat dan aman. 

Editor : Muhammad Fahmi
#kai #pasuruan #daop 9 #obat keras