KRATON, Radar Bromo-MS, 26 warga Dusun Wetan Dalem, Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan hingga kini masih syok. Rumahnya disatroni tiga orang tak dikenal.
Ibu 1 anak itu sempat disekap. Beruntung ia bisa bebas dan tak ada barang di rumahnya yang hilang.
Kawanan pelaku berhasil kabur usai korban lepas dari penyekapan dan berteriak minta tolong.
Kasus itu kini tengah didalami Polres Pasuruan Kota. Korban MS telah lapor polisi.
Insiden menegangkan itu terjadi Jumat dinihari (18/4). Aksi tiga pelaku terjadi sekira pukul 02.00.
Saat itu korban sedang tidur di ruang tamu bersama anaknya. Sementara suami korban pulang ke rumah orang tuanya. Sudah beberapa waktu pasangan ini "pisah ranjang".
Tak lama kemudian, tiba-tiba mata korban ditutup dengan tangan oleh orang tidak dikenal.
Mulut korban MS juga ditutup dengan kain dan tangan korban dipegangi erat hingga korban tidak bisa bergerak.
Karena tidak bisa bernapas, korban kemudian menggigit tangan pelaku cukup keras. Saking kerasnya, hingga gigi korban mengeluarkan darah.
Usai digigit korban, sontak pelaku pun melepaskan tangannya itu dari mulut korban. Kesempatan itu tak dilewatkan korban untuk kemudian berteriak maling.
Rupanya, teriakan korban MS itu membuat kawanan pelaku panik. Mereka lantas berupaya kabur, melewati pintu rumah bagian depan.
“Saat diintrogasi, pelapor tidak bisa mengenali pelaku dikarenakan pelaku semuanya menggunakan sarung untuk menutupi wajahnya,” kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi.
Karena teriakan korban, banyak warga yang berdatangan. Namun para pelaku sudah berhasil kabur.
“Dengan adanya kejadian tersebut pelapor datang ke Polres Pasuruan Kota untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Kejadian tersebut membuat pelapor mengalami trauma dan mengalami luka memar pada tangan,” ujarnya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi