Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kepergok Pemilik Rumah, Honda Beat di Tongas Wetan Probolinggo Gagal Dicuri, Pelaku Ngibrit

Inneke Agustin • Senin, 13 April 2026 | 01:21 WIB
GAGAL: AKsi pencuri yang berupaya membawa kabur motor Honda Beat yang diparkir di halaman rumah warga Tongas Wetan, Probolinggo.
GAGAL: AKsi pencuri yang berupaya membawa kabur motor Honda Beat yang diparkir di halaman rumah warga Tongas Wetan, Probolinggo.

 

TONGAS, Radar Bromo-Kawanan pencuri motor masih saja meneror warga Probolinggo. Beruntung, aksi pencurian motor di Tongas Wetan, Kecamatan Tongas berhasil digagalkan.

Sebelum pelaku menggondol motor Honda Beat, aksinya keburu diketahui keluarga korban.

Aksi percobaan pencurian motor itu terjadi Kamis (9/4) malam. Pelaku menyasar motor Honda Beat milik Devi, 25, warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih.

Mertua korban, Muh Shodik, 55 menuturkan, kejadian bermula saat menantunya baru saja tiba dan memarkirkan motor Honda Beat putih di halaman rumahnya di Tongas Wetan.

Setelah itu, mereka pun berbincang di ruang tamu. “Baru sekitar 15 menit sampai di rumah, motornya diparkir di depan,” ujar Shodik.

Ia menjelaskan, biasanya pintu rumah langsung ditutup saat ada tamu. Namun pada malam itu, pintu depan dalam kondisi terbuka.

“Sementara kalau misalnya ada yang hendak tambal ban, mereka akan panggil-panggil dari luar,” jelasnya.

Tak lama kemudian, datang dua pria tak dikenal berboncengan motor. Mereka diduga datang dari arah barat ke timur, lalu putar arah menuju barat lagi.

Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, si pembonceng tampak turun dari kendaraannya dan berjalan memasuki halaman rumah Shodik.

Namun, wajahnya tak begitu jelas karena ia mengenakan helm dan masker.

“Sepertinya dia memastikan kondisi dulu. Setelah itu kembali ke temannya yang menunggu di sebelah barat rumah. Kemudian kali kedua ia sudah langsung menancapkan kunci T ke motor menantu saya. Tapi gagal karena keburu kepergok,” ungkap Shodik.

Shodik yang melihat dari dalam ruang tamu merasa curiga. Ini lantaran pakaian pelaku yang tak biasa dan tidak ada suara panggil-panggil seperti pelanggan tambal ban pada umumnya.

“Akhirnya saya langsung keluar dan memergoki dia. Saya tanya mau ngapain. Tapi, dia langsung lari ke temannya dan mereka ngebut ke arah barat” katanya.

Meski begitu, kondisi rumah kontak motor korban sudah dalam keadaan rusak akibat upaya pembobolan.

“Tapi masih ada rezeki kami. Motornya tidak hilang. Makanya kami tidak kami laporkan ke polisi,” ujarnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tongas, Aipda Anang Farid menyampaikan bahwa hingga Minggu (12/4), korban memang belum melayangkan laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Meski begitu, pihak kepolisian berencana tetap melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

“Kemungkinan Senin (13/4) kami akan ke TKP untuk meminta keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” jelasnya. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#kebergok #Honda beat #pencurian motor #Tongas #probolinggo