Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Buru Komplotan Maling Bersarung di Kraton Pasuruan

Fuad Alyzen • Minggu, 5 April 2026 | 20:33 WIB
TUNJUKKAN: Lokasi hilangnya motor korban. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman. (Polres Pasuruan Kota for Radar Bromo)
TUNJUKKAN: Lokasi hilangnya motor korban. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman. (Polres Pasuruan Kota for Radar Bromo)

KRATON, Radar Bromo - Polres Pasuruan Kota kini tengah melakukan perburuan intensif, terhadap komplotan pencuri kendaraan bermotor yang beraksi di wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Berbekal rekaman kamera pengawas, CCTV milik korban, petugas mulai memetakan identitas dan jalur pelarian para terduga pelaku.

Kasus pencurian yang menimpa A. Munir, 30, warga Dusun Bul, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menjadi prioritas penyelidikan setelah pelaku terekam jelas menggasak motor Honda Scoopy nopol N 3293 XV pada Sabtu (4/4) pagi.

Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pria berbagi peran dengan sangat rap. Satu eksekutor masuk ke teras rumah, sementara satu lainnya bersiaga di atas motor.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menegaskan, pihak kepolisian tidak tinggal diam atas maraknya aksi kriminalitas yang meresahkan warga ini.

Tim Unit Reskrim telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Saat ini statusnya sudah masuk tahap penyelidikan mendalam. Kami telah mengantongi bukti rekaman CCTV yang menunjukkan ciri-ciri fisik pelaku secara spesifik. Salah satu pelaku terpantau mengenakan sarung dan kopyah untuk mengelabuhi pengawasan warga," ujarnya.

Polisi kini tengah melacak keberadaan motor curian tersebut yang ditaksir merugikan korban hingga Rp 16 juta.

Petugas juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara komplotan ini dengan rentetan kasus curanmor lainnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Meskipun pengejaran terus dilakukan, pihak kepolisian meminta kerja sama masyarakat untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

Warga diimbau untuk segera melapor melalui layanan pengaduan jika melihat kendaraan atau orang dengan ciri-ciri yang mencurigakan di lingkungannya.

"Kami berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secepatnya. Namun, kami juga meminta masyarakat tetap waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing," tandasnya. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#motor #cctv #pencurian #polres pasuruan kota #curanmor