Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Niat Dipakai buat Modal Nikah, Dua Sapi Warga Pakistaji Probolinggo Digondol Maling

Inneke Agustin • 2026-03-24 17:07:46
TKP: Muhammad Saleh, warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo saat menunjukkan lokasi kandang sapi Dicuri miliknya. (Inneke Agustin/Jawa Pos Radar Bromo)
TKP: Muhammad Saleh, warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo saat menunjukkan lokasi kandang sapi Dicuri miliknya. (Inneke Agustin/Jawa Pos Radar Bromo)

 WONOASIH, Radar Bromo—Rencana pernikahan yang sudah disiapkan secara matang oleh Muhammad Saleh, 26 warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, kini berantakan.

Itu setelah dua ekor sapi yang disiapkannya sebagai modal untuk pembiayaan pesta pernikahannya, dicuri kawanan maling sapi.

Aksi pencurian itu terjadi pada Minggu (22/3) dini hari. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan dengan cepat menyebar di media sosial.

Dalam rekaman itu, tampak tiga orang pria menggiring dua ekor sapi milik korban melewati jalan kampung dalam kondisi sepi.

Saleh menuturkan, sebelum kejadian, dirinya masih sempat memberi makan kedua sapi tersebut sekitar pukul 01.00.

Setelah itu, ia dan keluarganya tertidur pulas. “Pintu kandang sudah kami kunci dari dalam,” ujarnya.

Namun, pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Pintu kandang ditemukan dalam kondisi rusak setelah dicongkel.

Sekitar pukul 02.00, kedua sapi jantan tersebut dibawa keluar dan digiring ke arah timur.

“Sepertinya dibawa keliling dulu, kemungkinan untuk menghindari kecurigaan, lalu dimuat ke kendaraan. Kami sama sekali tidak mendengar suara apa pun,” kata Saleh.

Aksi pencurian baru diketahui menjelang subuh, saat salah satu anggota keluarga terbangun untuk menunaikan salat.

Menyadari kandang telah terbuka dan sapi hilang, suasana rumah mendadak panik.

Saleh bersama keluarga dan warga sekitar langsung melakukan pencarian ke sejumlah desa tetangga, namun hasilnya nihil.

“Kami sudah mencari ke mana-mana, tapi tidak ditemukan,” imbuhnya.

Kedua sapi tersebut telah dipelihara sekitar satu tahun dan kini berusia kurang lebih 3,5 tahun.

Hewan ternak itu rencananya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan penting keluarga.

“Satu rencananya mau dijual saat Idul Adha nanti, seperti biasanya. Satunya lagi untuk keperluan pernikahan saya yang akan digelar dalam waktu dekat. Tapi sekarang justru hilang,” ungkap Saleh dengan nada kecewa.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 40 juta. Tak hanya itu, kondisi ini juga berdampak pada kesehatan keluarganya.

“Ibu saya sampai harus dirawat di rumah sakit karena syok. Sampai hari ini (24/3) masih belum pulang,” katanya.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Wonoasih pada hari yang sama. Pihak kepolisian memastikan laporan sudah diterima dan tengah ditindaklanjuti.

Kanit Reskrim Polsek Wonoasih, Aiptu Adji Anggoro mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian. Namun, ia mengakui adanya kendala di lapangan.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Memang ada keterbatasan personel karena bertepatan dengan pengamanan Lebaran, tetapi kami tetap berupaya maksimal untuk mengungkap kasus ini,” jelasnya. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#pakistaji #Wonoasih #curwan #maling sapi #probolinggo