BANGIL, Radar Bromo - Modus pencurian kian beragam. Seorang pria di Pasuruan nekat menggasak handphone milik penjaga klinik setelah lebih dulu menyamar sebagai peminta sumbangan.
Aksi cepat itu terjadi di sebuah klinik yang berada di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/11).
Korban, Rifatul Ainunniyah, yang bertugas menjaga klinik, menuturkan terduga pelaku datang dengan penampilan rapi, mengenakan baju muslim, dan meminta izin bertemu pemilik klinik. Pelaku mengaku hendak menyerahkan proposal sumbangan.
“Dia datang seperti orang minta sumbangan, bilang ingin ketemu Ibu Luluk. Saya kemudian ke dalam memanggilkan. Tapi begitu saya balik, dia sudah tidak ada. Handphone saya juga hilang,” tutur Rifatul.
Terduga pelaku ditengarai memanfaatkan kelengahan korban ketika ruang klinik sedang cukup sepi.
HP yang diletakkan di meja, langsung diembat terduga pelaku yang kemudian kabur keluar klinik tanpa meninggalkan jejak.
Begitu menerima laporan, Polres Pasuruan langsung bergerak. Tim reskrim Polsek Beji sudah turun melakukan penyelidikan di lokasi.
“Petugas mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap identitas pelaku. Penyelidikan masih berlangsung,” jelas Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 900 ribu. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tamu tak dikenal dengan berbagai modus, terutama di fasilitas layanan publik. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin