PROBOLINGGO, Radar Bromo - Setelah diamankan petugas Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, rumah Ketua KONI Kota Probolinggo, RJ alias Dd tampak sepi.
Tidak ada aktivitas apapun yang tampak dari luar rumah dengan pagar coklat yang berukuran cukup luas itu.
Sabtu (12/10) siang, radarbromo.jawapos.com mendatangi rumah RJ di Gang III/Strawberry, Jalan Mastrip, Kota Probolinggo.
Kondisi rumah sepi dan pagar rumah tertutup rapat. Berdasarkan keterangan Plt Ketua RT 4/RW XIII, Mahmudi, 49, RJ tinggal bersama istri dan kedua anaknya di rumah tersebut.
Mahmudi mengaku, dia melihat RJ terakhir kali beberapa hari lalu. Saat itu, lelaki yang biasa dipanggil Dd itu sedang memanaskan mobilnya.
“Tapi saya lupa hari apa ya. Yang jelas itu masih ada, masih manasin mobil. Memang orangnya sibuk, sering keluar masuk. Kadang kalau papasan ya saling sapa saja,” ujarnya.
Terkait penangkapan RJ karena kasus sabu, Mahmudi mengaku tak mengetahui duduk perkara maupun kronologinya. Bahkan ia mengaku baru tahu informasi itu, Sabtu (12/10).
“Saya baru tahu ketika ada berita muncul. Dikirimi anak saya. Tapi kemarin-kemarin saya tidak dengar informasi apa-apa,” tuturnya.
“Tidak ada laporan juga pada saya, maupun keluarga saya di rumah. Saya juga kaget ketika dikirimi berita itu. Saya mikir, kapan tertangkap,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan warga sekitar, Wahyu, 24. Menurutnya, RJ dan istrinya, YA, sering keluar masuk rumah.
“Kalau Pak Dd biasanya pulangnya malam. Sementara istrinya itu pulangnya siang. Saya tidak tahu kalau Pak Dd tersangkut kasus sabu. Tapi Jumat (11/10) malam, mobilnya masih dinyalakan. Entah siapa yang menyalakan,” katanya.
Suasana sepi tak hanya menyelimuti kediaman Dd. Kafe Dd yang disebut-sebut sebagai tempat Dd ditangkap yang berada di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo juga tampak sepi.
Pantauan radarbromo.jawapos.com pada Sabtu (12/10) siang, gerbang kafe tertutup rapat.
Begitun pun di dalam, tak ada aktivitas apapun. Tidak ada karyawan kafe atau pembeli. Sepi.
Warga sekitar yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan, kafe tersebut memang benar milik Dd.
Meski demikian, ia tak tahu sama sekali perihal penangkapan Dd pada Jumat (11/10) sore, karena terjerat kasus sabu.
Bahkan, ia mengaku tak mendengar suara mencurigakan dari arah kafe milik Dd itu pada Jumat (11/10) sore.
Meskipun, RJ sendiri ditangkap saat sedang ada di kafe itu oleh petugas Satresnarkoba Polres Tanjung Perak.
Menurutnya, kafe tersebut belum resmi dibuka. Karena itu sepi. “Memang masih belum buka selama ini, jadi belum ada yang beli ya. Tapi sudah direnovasi sejak dua bulan lalu,” ujarnya.
Diketahui, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo berinisial RJ atau yang akrab disapa Dd diamankan polisi. Ia diduga terjerat kasus sabu-sabu.
RJ diamankan oleh petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya di sebuah kafe di Kota Probolinggo.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto membenarkan kabar tersebut.
“Masih didalami oleh penyelidik Satreskrim Narkoba Polres Tanjung Perak keterlibatan dalam kasus narkoba jenis sabu,” ujar Dirmanto pada awak media.
Menurut kabar yang beredar, RJ diamankan Jumat (11/10). Hingga saat ini, RJ masih diperiksa intensif petugas.
RJ diduga sebagai pemakai. “Urine positif, dan BB (barang bukti) tidak ada,” jelas Dirmanto.
Lebih jelas, Dirmanto menegaskan, kasus itu bakal segera dirilis. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi