MAYANGAN, Radar Bromo- Mental siswi SMP berinisial Bunga yang menjadi korban pemerkosaan tiga orang pemuda di Sumber Mata Air Mutiara, berangsur membaik. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo Kota bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Probolinggo telah melakukan trauma healing.
“Kami berkoordinasi dengan UPTD PPA Dinsos Kota Probolinggo terkait trauma healing bagi korban. Nantinya ada psikolog yang akan mendampingi,” ujar Anggota Unit PPA Polres Probolinggo Kota Bripka Firman Datta.
Kepala Dinsos-PPPA Kota Probolinggo Rey Suwigtyo mengatakan, pihaknya telah melakukan tiga kali asesmen secara bertahap terhadap korban. Dengan dua kali asesmen, kondisi korban sudah membaik. “Syukur mental korban ini termasuk kuat,” ujarnya.
Saat mendapat informasi terkait kasus ini, Tyok–sapaan akrab Rey Suwigtyo–mengatakan, pihaknya langsung melakukan asesmen ke rumah korban. Pertama dilakukan dengan orang tuanya. “Baru kemudian beranjak pada korban terkait psikolog dan mentalnya,” katanya.
Hasil asesmen psikolog dan mental korban, kata Tyok, nantinya akan disampaikan ke Polres Probolinggo Kota. Sebab, terkait tindak lanjutnya masih merupakan kewenangan pihak kepolisian.
“Kami hanya bekerja sama dengan kepolisian terkait pendampingan dan trauma healing. Nanti bila perlu adanya langkah-langkah lebih lanjut, maka akan dikoordinasikan kembali,” jelasnya.
Tyok mengaku, juga terus berusaha mencegah kejadian serupa. Termasuk kasus bullying. Salah satunya dengan gencar melakukan sosialisasi ke kelurahan dan sekolah-sekolah. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando