Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Parkir di Jalan Slagah, Pikap Milik Perusahaan PIER Amblas

Fuad Alyzen • Kamis, 23 Mei 2024 | 05:35 WIB
LOKASI PARKIR: Lokasi pikap dicuri dua orang di ruko fotokopian Jalan Slagah, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo.
LOKASI PARKIR: Lokasi pikap dicuri dua orang di ruko fotokopian Jalan Slagah, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo.

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Muhammad Jailani 54 warga RT 2/RW 2, Jalan Slagah, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo ini, ketiban musibah.

Mobil pikap milik perusahaan PIER, tempatnya bekerja, raib saat terparkir di depan toko di Jalan Slagah dekat rumahnya.

Kejadian tersebut, berlangsung Rabu (22/5).

Istri korban, Anis Jumaatin, 53, mengatakan, mobil pikap tersebut hilang, sekitar pukul 02.15.

Sebelum hilang, mobil tersebut sempat dipakai keponakannya, untuk melanjutkan pekerjaan suaminya. Mengangkut material perusahaan.

Karena pada Selasa (21/5), suaminya sedang libur, lantaran sakit.

Sekitar pukul 22.00 itu, si keponakan memarkir mobil di depan ruko sisi barag gang rumahnya.

Mobil itu, sempat dipindah oleh anak ketiganya, Muhammad Hidayat, 21, ke depan ruko fotocopian, 50 meter di sebelah timur.

Alasannya, ada firasat buruk soal parkir pikap tersebut.

Saat sedang istirahat itulah, terdengar suara seperti tabrakan. Brakk. Ia pun bergegas menuju tempat parkiran.

Saat itulah, mobil pikap itu, sudah lenyap digondol orang.

“Sebenarnya pikap Grandmax warna hitam itu bukan milik kami. Melainkan milik perusahaan PIER. Biasanya pikap Nopol L 9403 AS ini, digunakan untuk mengangkut bahan material milik perusahaan, semen dan lainnya. Suami saya dipercaya untuk membawanya,” ujar Anis.

Anis menambahkan, begitu mengetahui mobil pikap itu raib, anaknya sempat berusaha melakukan pencarian.

Namun, hasilnya nihil. Mereka pun, kemudian memilih untuk melaporkan kejadian tersebut, ke polisi.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Rudy Hidajanto membenarkan kejadian tersebut.

Setelah korban melapor, ia mengutus anggotanya untuk melakukan olah TKP. “Anggota sudah tak minta ke TKP,” sambung dia. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#PIER #maling #pikap #curanmor