BANGIL, Radar Bromo - Aksi nekat pencuri besi penambat rel kereta api kembali terjadi di wilayah Pasuruan. Beruntung, berkat kesigapan petugas, pelaku berhasil diringkus.
Pelaku tertangkap basah saat mencuri besi penambat rel di KM 43+3/4 antara Stasiun Porong dan Stasiun Bangil, Kamis (2/5). Tepatnya di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Aksi nekatnya ini terpantau oleh anggota Polsuska yang sedang melakukan patroli rutin di jalur kereta api.
”Pelaku beraksi sekitar pukul 17.24 dan langsung diamankan oleh petugas gabungan dari Polsuska dan Polsek Beji pukul 17.40,” ujar Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa palu besar, 46 penambat rel yang telah dilepas dan dimasukkan dalam karung.
Serta sejumlah peralatan yang dipakai seperti tas berisi obeng, ponsel, dompet, dan 1 sepeda motor milik pelaku.
Luqman menegaskan bahwa aksi pencurian penambat rel kereta api sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
”Besi penambat rel kereta api ini memiliki peran penting untuk menjaga lebar rel agar tidak berubah sesuai dengan teknis,” terangnya.
Menyikapi hal ini, KAI Daop 8 Surabaya akan terus meningkatkan patroli di jalur kereta api bersama aparat kewilayahan untuk mencegah aksi serupa terulang kembali di wilayah Daop 8 Surabaya.
”PT KAI sangat mengecam aksi pencurian tersebut karena berdampak bahaya bagi perjalanan kereta api dan membahayakan keselamatan penumpang,” tegas Luqman.
Atas perbuatannya, pelaku kemudian diserahken ke kepolisian. Luqman mengatakan, pihaknya mempercayakan kasus itu untuk ditangani jajaran Polsek Beji.
Sementara itu, Kapolsek Beji Kompol Yokbeth hingga berita ini ditulis belum mengonfirmasi penanganan kasus itu. (tom/fun)
Editor : Jawanto Arifin